Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Markus 3:1-5, Teladan Kemarahan Yesus

Bait Allah menjadi salah satu tempat yang strategis untuk pemberitaan Injil kepada orang-orang Yahudi yang kadangkala disertai dengan mujizat

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Istimewa
Renungan harian Kristen 

John Wesley, mengatakan, “Marah terhadap dosa, berduka atas pendosa merupakan standar kemarahan Kristen yang sebenarnya.

Namun siapakah yang dapat memisahkan kemarahan terhadap dosa dengan kemarahan terhadap orang berdosa?

Tidak ada! tetapi orang yang benar-benar percaya kepada Kristus seharusnya mampu melakukan hal itu.”

Kebanyakan orang menjadi marah karena disakiti, ego yang mementingkan diri sendiri, dan karena kesombongan.

Berbeda dengan Yesus yang marah bukan karena pembelaan terhadap diriNya atau memuaskan nafsu kemarahanNya melainkan karenan kasih-Nya kepada Allah dan manusia.

Kemarahan Yesus menjadi teladan dan standard bagi orang percaya.

Marah karena dosa dan kekerasan hati terhadap kehendak Allah, marah karena ketidakbenaran dan ketidakadilan, marah karena penyelewengan dan penyesatan. (Zandy Keliduan)

Seperti apakah kemarahan Anda? Apakah kemarahan atas ketidakbenaran, dosa dan penyesatan atau kemarahan karena iri hati, dengki, dan ego?

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved