Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Markus 3:1-5, Teladan Kemarahan Yesus
Bait Allah menjadi salah satu tempat yang strategis untuk pemberitaan Injil kepada orang-orang Yahudi yang kadangkala disertai dengan mujizat
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
John Wesley, mengatakan, “Marah terhadap dosa, berduka atas pendosa merupakan standar kemarahan Kristen yang sebenarnya.
Namun siapakah yang dapat memisahkan kemarahan terhadap dosa dengan kemarahan terhadap orang berdosa?
Tidak ada! tetapi orang yang benar-benar percaya kepada Kristus seharusnya mampu melakukan hal itu.”
Kebanyakan orang menjadi marah karena disakiti, ego yang mementingkan diri sendiri, dan karena kesombongan.
Berbeda dengan Yesus yang marah bukan karena pembelaan terhadap diriNya atau memuaskan nafsu kemarahanNya melainkan karenan kasih-Nya kepada Allah dan manusia.
Kemarahan Yesus menjadi teladan dan standard bagi orang percaya.
Marah karena dosa dan kekerasan hati terhadap kehendak Allah, marah karena ketidakbenaran dan ketidakadilan, marah karena penyelewengan dan penyesatan. (Zandy Keliduan)
Seperti apakah kemarahan Anda? Apakah kemarahan atas ketidakbenaran, dosa dan penyesatan atau kemarahan karena iri hati, dengki, dan ego?
| Renungan Harian Kristen Rabu 29 April 2026, 1 Yohanes 3:14, Tanda Hidup Baru: Kasih Kepada Sesama |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 29 April 2026, 1 Yohanes 3:13-14, Dari Maut Menuju Hidup |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:13, Jangan Heran Jika Dunia Membenci Kamu |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Racun Iri Hati |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Senin 27 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Jangan Seperti Kain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-harian-Kristen-hari-ini-mengenai-Pahlawan-Perang-yang-terdapat-dalam-Keluaran-153.jpg)