Breaking News
Selasa, 7 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Iran Aktifkan Pertahanan Udara Hadapi Serangan Israel ke Isfahan

Iran belum mau pastikan membalas serangan dan Israel tetap bungkam untuk mengonfirmasi serangan.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Fasilitas nuklir di Kota Isfahan, Iran. Iran belum mau pastikan membalas serangan dan Israel tetap bungkam untuk mengonfirmasi serangan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Teheran - Iran belum mau pastikan membalas serangan dan Israel tetap bungkam untuk mengonfirmasi serangan.

Mungkinkan tanda bahwa kedua belah pihak tak ingin lanjutkan perang menyusul tekanan internasional. Demikian laporan time of israel.

Ledakan terdengar di dekat kota Isfahan, Iran, pada hari Jumat pagi ketika Israel dilaporkan melancarkan serangan balasan atas serangan Iran ke Israel beberapa hari sebelumnya.

Tidak ada konfirmasi resmi mengenai serangan tersebut dari pihak berwenang Israel; media yang dikelola pemerintah di Iran hanya melaporkan bahwa pertahanan udara telah diaktifkan, dan meremehkan klaim serangan terhadap sebuah situs militer di kota yang berjarak sekitar 315 kilometer (196 mil) selatan Teheran tersebut dan menggambarkan insiden tersebut sebagai bisnis seperti biasa.

Namun, para pejabat Israel dan Amerika yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media Amerika bahwa Israel telah melakukan serangan.

New York Times mengatakan bahwa tiga sumber Iran mengkonfirmasi sebuah pangkalan udara militer di Isfahan telah diserang. Cakupan kerusakannya tidak jelas.

Sifat serangan yang terbatas, yang dilaporkan dilakukan dengan pesawat tak berawak dan bukannya rudal atau serangan udara.

Belum ada pengakuan resmi kemungkinan akan memberikan rezim di Iran penyangkalan strategis yang diperlukan untuk keluar dari ancamannya dan menyerang Israel kedua kalinya.

Memberikan indikasi awal baik Israel maupun Iran mungkin berusaha untuk hindari perang.

Serangan tersebut telah diperkirakan secara luas.

Israel memberikan indikasi sepanjang minggu bahwa mereka tidak akan membiarkan rentetan serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Lebih dari 300 rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat tak berawak ditembakkan pada hari Minggu dini hari.

Namun, ada juga indikasi bahwa Pasukan Pertahanan Israel telah memoderasi rencana serangannya sebagai tanggapan atas tekanan internasional untuk menahan diri.

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, seorang tokoh garis keras yang telah mendorong aksi militer secara luas terhadap Iran, mengomentari X dengan kata "timpang".

TV pemerintah Iran mengatakan bahwa tak lama setelah tengah malam "tiga pesawat tak berawak terlihat di langit di atas Isfahan. Sistem pertahanan udara menjadi aktif dan menghancurkan pesawat-pesawat tak berawak tersebut di angkasa."

Penyiar kemudian mengatakan bahwa situasi di Isfahan normal dan tidak ada ledakan di darat yang terjadi.

Para pejabat Iran awalnya melarang penerbangan dan membersihkan wilayah udaranya, tetapi kemudian mencabut pembatasan penerbangan pada Jumat pagi. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved