Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Survei Pilpres AS: Pemilih Demokrat Cenderung Ingin Biden Keras terhadap Israel

Partai Demokrat cenderung menginginkan Presiden Joe Biden perlu bersikap lebih keras terhadap Israel.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Donald Trump dan Joe Biden. Partai Demokrat cenderung menginginkan Presiden Joe Biden perlu bersikap lebih keras terhadap Israel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Partai Demokrat cenderung menginginkan Presiden Joe Biden perlu bersikap lebih keras terhadap Israel.

Sebanyak 33 persen pemilih Demokrat merasa bahwa presiden "tidak cukup keras terhadap Israel" selama konflik Gaza.

Hanya 8 persen yang mengatakan "terlalu keras." Jika digabungkan, kedua kelompok itu, kira-kira 42 persen pemilih Demokrat yang mengatakan bahwa pendekatannya "sudah tepat."

Demikian menurut jajak pendapat Politico-Morning Consult yang dipublikasikan hari Minggu 14 April 2024 waktu AS.

Surveyer meneliti sikap pemilih terhadap hubungan AS-Israel dan krisis di Gaza.

Ditemukan juga, 12 persen pendukung Partai Republik dan 19 persen pemilih independen yang menganggap Biden memberikan bantuan kepada Israel dengan "tepat."

Mereka lebih cenderung mengatakan bahwa Biden harus bersikap lebih keras terhadap sekutu lama Amerika itu.

Sebanyak 34 persen dari seluruh responden - Demokrat, Republik dan Independen - mengatakan bahwa Biden tidak cukup tegas, sementara hanya 17 persen yang mengatakan bahwa ia terlalu tegas.

Survei dilakukan sebelum Iran melancarkan serangan balasan terhadap Israel pada hari Sabtu.

Hasil menunjukkan kebijaksanaan konvensional bahwa Presiden AS yang sejalan dengan Israel bisa jadi salah.

Biden enggan menunjukkan perbedaan antara pemerintahannya dan pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Namun, seiring dengan berlarut-larutnya perang melawan Hamas - dan dengan memburuknya krisis kemanusiaan di Gaza - ia dan timnya semakin kritis.

Perang Israel-Hamas tidak hanya menjadi isu kebijakan luar negeri paling sulit bagi pemerintahan Biden, namun juga menjadi tanggung jawab politik yang besar bagi presiden di dalam negeri. Hal ini terutama terjadi pada basis pendukung Biden, yang sangat membenci kepemimpinan Israel.

Ada 22 persen responden dari Demokrat mengatakan bahwa mereka lebih bersimpati kepada warga Palestina dalam konflik ini, sementara 16 persen mengatakan bahwa mereka lebih bersimpati kepada warga Israel (44 persen responden mengatakan bahwa mereka bersimpati kepada kedua kelompok).

Hal ini menjadikan Demokrat sebagai satu-satunya kelompok politik yang memiliki simpati terhadap warga Palestina.

Sebaliknya, Partai Republik dan Independen lebih cenderung berpihak pada warga Israel. Hampir setengah dari seluruh anggota Partai Republik (45 persen) mengatakan bahwa mereka bersimpati kepada warga Israel, sementara 25 persen anggota Partai Independen mengatakan hal yang sama.

Hanya 7 persen dari anggota Partai Republik yang merasa lebih berpihak pada Palestina, dibandingkan dengan 13 persen dari Partai Independen. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved