Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada DKI Jakarta

Ridwan Kamil Bakal Dapat Lawan Hebat di Pilkada DKI Jakarta, Nasdem di Sebut Bakal Pasang Eks Capres

Sebelumnya, NasDem bersama PKB dan PKS menjadi pengusung pasangan Anies-Muhaimin Iskandar bertarung di Pilpres 2024.

Tayang:
Editor: Alpen Martinus
KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA
Ridwan Kamil masuk bursa Bakal Calon Gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2024. Diberi mandat oleh Partai Golkar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -Nama Ridwan Kamil semakin santer dikabarkan bakal bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Sepertinya, Ridwan Kamil akan diusung oleh Partai Golkar.

Lantaran saat ini ia sudah masuk menjadi kader partai Golkar.

Baca juga: Pilkada Jabar, Pengamat: Ridwan Kamil ke Jakarta Buka Peluang Dedi Mulyadi-Iwan Bule

Jika ia menjadi calon Gubernur DKI, akan mendapatkan lawan yang cukup beras.

Sejumlah pejabat hingga petahana siap untuk mengadangnya.

Satu di antaranya adalah petahana Anies Baswedan.

Meski baru saja gagal sebahai Capres, namun nyatanya Partai Nasdem terus mendorongnya.

jelas ini turun satu tingkat dari target sebelumnya yaitu Pilpres.

Ridwan Kamil akan menjadi lawan tangguh bagi Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

NasDem berencana mendorong Anies Baswedan maju di Pilgub DKI Jakarta pada Pilkada 2024. 

Sebelumnya, NasDem bersama PKB dan PKS menjadi pengusung pasangan Anies-Muhaimin Iskandar bertarung di Pilpres 2024.

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, mengatakan, rencana mendorong Anies di Pilkada Jakarta itu sudah disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, kepada Anies Baswedan, pada 18 Maret 2024.

Pengamat politik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kristian Widya Wicaksono, menilai, dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk pencalonan Anies Baswedan sebagai cagub DKI Jakarta oleh NasDem. 

"Sudah pasti kalkulasinya menunggu hasil sidang sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Apabila gugatan di MK gagal, tentunya NasDem sebagai parpol ingin mendapatkan porsi kekuasaan termasuk mengambil kesempatan menempatkan kader politiknya di kursi kepala daerah," ujar Kristian, Selasa (16/4/2024).

Apalagi, kata dia, Pilkada DKI Jakarta selalu menjadi barometer politik nasional dalam konteks kesempatan di masa depan untuk menjadi pemimpin di tingkat nasional.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved