Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Golkar Minta Jatah 5 Kursi Menteri, Pengamat: Manuver Kaveling Kabinet Prabowo

Apa yang disampaikan Partai Golkar merupakan sebuah manuver awal untuk mengaveling komposisi kabinet ke depan.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado
Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto. Apa yang disampaikan Partai Golkar merupakan sebuah manuver awal untuk mengaveling komposisi kabinet ke depan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Pengamat Politik Indostrategic Ahmad Khoirul Uman menilai dari sisi timeline, terlalu dini untuk bicara komposisi di kabinet.

Pernyataan Umam menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang meminta 5 kursi menteri di Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

"Tapi bagaimanapun juga apa yang disampaikan Partai Golkar merupakan sebuah manuver awal untuk mengaveling komposisi kabinet ke depan," kata Umam dikutip dari KompasTV, Senin (18/3/2024).

Partai Golkar bagian dari Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo-Gibran di pesta demokrasi 14 Februari 2024.

Kata dia, ada yang unik karena ada statement dari politikus Partai Gerindra Sufmi Dasco Admad yang menyinggung kontribusi dari partai politik pendukung Prabowo-Gibran.

"Dalam konteks ke depan, bagaimana mengamankan stabilitas politik dan pemerintahan terutama support dan protection di parlemen (DPR RI)," ujar dia.

Dalam konteks ini, lanjut Umam, Golkar yang dalam Pemilu 2024 meraih lebih 15 persen. "Bahkan informasi spekulatif suaranya (kursi) di DPR RI melampaui atau menyaingi PDIP, ini menjadi ruang bargaining cukup tinggi," kata Umam.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, jatah kursi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran didasari pada kinerja dan dukungan pada pelaksanaan Pilpres 2024.

Dasco merespons Golkar yang meminta jatah kursi menteri minimal lima kursi. Dasco menegaskan, partai-partai yang bekerja maksimal bisa mendapat lebih dari lima.

"Kalau ada minta jatah menteri berapa pun, itu kita lihat dari kinerja dan dukungan pada waktu pilpres," ujar Dasco saat dimintai konfirmasi, Senin (18/3/2024).

"Nah, sehingga jangankan lima, kalau kita nilai kerjanya maksimal, mungkin bisa lebih, atau juga sebaliknya," ujarnya.

Dasco mengatakan, terkait masalah kabinet, sudah dipastikan bahwa partai koalisi Prabowo-Gibran akan membicarakannya bersama-sama.

Sebelumnya, Airlangga menilai bahwa partainya berperan signifikan dalam pemenangan Prabowo-Gibran.

Airlangga mengeklaim sebanyak 80-90 persen pemilih Partai Golkar ikut memilih Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

"Ini tertinggi sepanjang sejarah. Jadi sejarah yang lalu, presiden dan wapres yang didukung yang bukan dari Golkar hanya didukung 53 persen dari pemilih Partai Golkar," kata Airlangga saat berbicara dalam acara Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Bersama Partai Golkar se-Indonesia di Badung, Bali, Jumat (15/3/2024). (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved