Berita Populer Sulut
5 Berita Populer Sulut Sabtu 9 Maret: Caleg Cantik di Manado Ungguli Petahana, Suara Caleg Berkurang
Simak selengkapnya, 5 berita populer Sulut edisi Sabtu 9 Maret 2024 yang telah dirangkum TribunManado.co.id dalam ulasan berikut ini.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah 5 berita populer Sulawesi Utara (Sulut) edisi Sabtu (9/3/2024).
Berita populer untuk kanal 'Mata Lokal Memilih' terkait hasil Pemilu 2024 hingga Pilkada 2024 di Sulawesi Utara.
Mulai dari kabar caleg cantik milenial dari PSI, Monica Tambajong yang menungguli suara petahana di Dapil 'panas' DPRD Kota Manado,
perolehan suara caleg Gerindra di Manado berkurang hingga daftar caleg perempuan yang mendapatkan kursi pada Pileg DPRD Kota Manado.
Adapun isu-isu bursa kepala daerah pada Pilkada 2024 di Sulawesi Utara.
Simak selengkapnya, 5 berita populer Sulut edisi Sabtu 9 Maret 2024 yang telah dirangkum TribunManado.co.id dalam ulasan berikut ini.
1. Caleg Milenial PSI Monica Tambajong Tumbangkan Petahana di Dapil Panas Manado

Monica Tambajong saat ini menjadi sorotan publik Kota Manado, Sulut.
Istilah “Nulla tenaci invia est via“ yang artinya bagi orang yang mau terus berjuang, tidak ada jalan yang tidak bisa dilewati.
Kalimat itu pas disematkan untuk Monica Tambajong.
Caleg PSI dapil Wenang - Wanea, Manado, Sulawesi Utara ini langsung terpilih pada kesempatan pertamanya nyaleg pada Pemilu 2024.
Perolehan suara caleg milenial ini tak tanggung - tanggung.
Tembus 4114. Sebuah angka fantastis bagi seorang caleg yang masih muda dan pendatang baru.
Raihan Monica bahkan lebih tinggi dari para petahana di Dapil neraka Wenang - Wanea.
Sukses Monica bukan kisah seribu satu malam.
Tapi kerja politik bernapaskan kerja keras sebagaimana gen PSI yang diketuai putra Presiden Jokowi Kaesang Pangarep.
Monica rajin bertemu masyarakat.
Ia mendengar keluh kesah mereka, kemudian berjanji menjadi saluran asiprasi yang dapat diandalkan.
Monica berkampanye sembari memberikan pendidikan politik pada masyarakat bahwa politik bukan barang tabu, sebaliknya adalah sarana mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan style demikian, Monica sukses menggenggam hati masyarakat, terutama milenial dan Gen Z.
Kepada tribunmanado, Monica mengucapkan rasa syukurnya pada Tuhan.
"Terima kasih Tuhan Yesus," kata dia Kamis (7/3/2024).
Ia mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukungnya.
"Terima kasih pada PSI, keluarga, TIM, barisan MT, relawan, masyarakat serta semua pihak yang tak bisa saya sebut satu persatu," kata dia.
Ia beriktiar untuk menjalankan tugas dengan sebaik baiknya dan dengan begitu menjadi berkat bagi masyarakat.
Dapil Wenang Wanea:
1 PDIP Lily Binti (4408)
2 PDIP Jimmy Gosal (3269)
3 Gerindra Tommy Parasan (1596)
4 Golkar Meykel Damopolii (4148)
5 Demokrat Lilly Walandha (3553)
6 PSI Monica Tambajong (4114)
7 PDIP Florens Panungkelan (2902)
8 Perindo Revani Parasan (2534)
2. Suara Caleg Gerindra Berkurang

Viral media sosial. Di Manado Sulawesi Utara ada caleg yang protes terkait suaranya yang berkurang.
Caleg itu adalah Cristy Lontoh.
Caleg Gerindra dapil Singkil - Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) ini mempertanyakan perolehan suaranya yang berkurang dalam pleno KPU Manado.
Suaranya berkurang dari 901 menjadi 91.
Hal itu langsung diklarifikasi KPU Manado.
Ketua KPU Kota Manado, Ferley Kaparang menyampaikan permintaan maaf kepada Cristy.
Sebut dia, ada kekeliruan pengetikan jumlah suara.
"Kesalahan dari Sekretariat," kata dia Kamis (7/3/2024).
Ia menuturkan, kesalahan itu karena faktor kelalaian.
Akunya, petugasnya kelelahan.
Sebut dia, kekeliruan tersebut sudah diperbaiki.
Sekretariat KPU Kota Manado melalui Kasubag Teknis Penyelenggara Pemilu Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Liana Kasenda menambahkan, kesalahan bukan pada komisioner.
Tapi pada sekretariat. "Ada Typo," katanya.
Ia menuturkan, ralat segera dilakukan.
3. Daftar 20 Caleg Perempuan yang Raih Kursi di DPRD Manado

Berikut ini daftar nama caleg perempuan yang meraih kursi di DPRD Manado pada Pemilu 2024.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado diketahui telah menggelar rapat pleno rekapitulasi perolehan suara caleg DPRD Manado pada Selasa (5/3/2024) lalu.
Berdasarkan data hasil rekapitulasi KPU Manado, PDIP berhasil meraih 16 kursi.
Berikut daftar nama 20 caleg perempuan yang berhasil meraih kursi di DPRD Manado periode 2024-2029:
PDIP
- Lily Binti (Dapil Manado 1)
- Florens Panungkelan (Dapil Manado 1)
- Jean Sumilat (Dapil Manado 2)
- Veronica Nangka (Dapil Manado 2)
- Vanda Pinontoan (Dapil Manado 3)
- Keiko Pangemanan (Dapil Manado 4)
- Aaltje Dondokambey (Dapil Manado 5)
Gerindra
- Jessica Wowor (Dapil Manado 2)
- Mona Kloer (Dapil Manado 3)
- Nanses Rakian (Dapil Manado 4)
Golkar
- Adolfien Wangania (Dapil Manado 4)
- Lady Olga (Dapil Manado 5)
- Conny Rares (Dapil Manado 5)
Demokrat
- Lilly Walandha (Dapil Manado 1)
- Nortje Van Bone (Dapil Manado 2)
- Cicilia Longdong (Dapil Manado 4)
- Deysie Lumowa (Dapil Manado 5)
PKS
- Nur Amalia (Dapil Manado 4)
Nasdem
- Srinanda Lamadau (Dapil Manado 3)
PSI
- Monica Tambajong (Dapil Manado 1)
4. Pilkada 2024 Sulawesi Utara: Pengaruh Partai Besar Tak Menjamin, Calon Harus Tampilkan Politik Santun

Pengamat politik Josef Kairupan memperingatkan para peserta Pilkada 2024 di Sulawesi Utara, untuk menghindari politik kebencian atau fitnah.
Belajar dari Pilpres 2024, ujaran untuk menjatuhkan calon lain akan jadi bumerang yang mencelakakan diri sendiri.
"Itu justru akan menggerus elektabilitas sendiri dan menambah elektabilitas kompetitor," kata dia Jumat (8/3/2024).
Ia menuturkan, ada fenomana unik di masyarakat Indonesia.
Di mana calon yang ditekan justru akan memicu simpati masyarakat.
Sebut dia, strategi paling ampuh adalah politik santun.
Di dalamnya ada penonjolan figur serta penyajian program untuk masyarakat.
"Harus kedepankan politik santun," katanya.
Hal lainnya yang musti dipelajari dari Pilpres adalah kekuatan figur.
Sebut dia, partai besar tak menjamin keterpilihan oleh masyarakat.
"Kuncinya adalah figur, partai besar tampa figur yang bagus akan sulit dijual pada masyarakat," kata dia.
5. Pilwako Manado: Duet AARS Solid dan Tangguh, Penantang Harus Siapkan Diri dengan Baik

Terkait fenomena kontestasi jelang Pilkada 2024, Pengamat Politik Universitas Sam Ratulangi, Ferry Liando mengatakan, untuk menentukan peluang parpol dalam mengusung calon kepala daerah, peran figur sangat menentukan.
"Namun demikian peluang juga tidak sebatas hanya melihat pada popularitas figur," kata Dosen Kepemilikan Unsrat ini, Rabu (6/3/2024).
Ia menjelaskan, terdapat beberapa aspek yang wajib dipertimbangkan untuk menentukan calon kepala daerah.
Pertama mempertimbangkan aspek administratif politik. UU 10 tahin 2016 tentang Pilkada mengatur syarat bagi parpol yang bisa mengusung calon kepala daerah.
Syarat parpol yang bisa mengusung kepala daerah adalah parpol yang memiliki kursi di DPRD minimal 20 persen dari jumlah total anggota dewan di suatu daerah berdasarkan hasil Pemilu sebelumnya.
Selain ketentuan jumlah kursi, dapat juga menggunakan syarat perolehan suara hasil Pemilu dengan ambang batas minimal 25 persen suara.
"Jika menghitung 20 persen dari 45 kursi DPRD Sulut, maka syarat parpol yang bisa mengajukan calon adalah harus memiliki minimal 9 kursi," katanya.
Merujuk pada hasil penghitungan sementara hasil Pemilu 2024 oleh KPU, sejauh ini praktis baru PDIP yang memenuhi syarat untuk mengusunung calon kepala daerah.
Faktor kedua, wajib mempertimbangkan efektifitas penyelenggaraan pemerintahahan. UU 10 tahun 2016 tentant Pikada menyebutkan, dalam hal suatu parpol tidak memiliki kursi minimal 20 persen dari total 4 kursi di DPRD maka parpol tersebut bisa bergabung atau mengajak parpol lain yg memiliki kursi di DPRD sampai jumlah kursi DPRD (minimal 9) sebagai sayarat pencalonan dapat terpenuhi.
Namun demikian, menurut pandangan Ferry Liando, kebijakan pengabungan dua atau lebih parpol dalam mengusung calon kepala daerah kerap bermasalah di Sulut
"Karena gabungan yang berasal dari dua atau tiga parpol maka kepentingannya berbeda-beda satu sama lain," ujar dia.
Misalnya, kepala dserah yang berasal dari partai A dan wakil kepala daerah yang berasal dari psrtai B kebanyakan tidak bisa menyelesaikan kepemimpinan mereka dibakhir periode dengan hubungan harmonis.
"Ada yang baru menjabat tiga bulan sudah konflik. Jika kepala daerah dan wakil kepala daerahnya konflik maka akan berdampak buruk bagi pelayanan publik," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Liando, secara objektif untuk saat ini tidaklah mudah menyaingi figur Andrei Angouw.
Wali kota ini sangat terasa gebrakan kinerjanya bagi sebagian besar masyarakat Manado. Terutama dalam penyelesaian masalah banjir di beberapa titik, penataan kota serta perbaikan pelayanan publik.
Jika AARS dipasangkan kembali, makan pasangan ini sangat solid dan saling menyempurnahkan satu sama lain.
Di katakan pula, di Sulut tidak banyak kepala daerah dan wakil kepala daerag yang bisa bertahan harmonis sampai masa jabatan selesai. Sebagian besar pasangan telah konflik di awal pemerintahan.
"Ini modal kekuatan keduanya sehingga siapapun yang akan menjadi penantang mereka nanti harus perlu mempersiapakn diri dengan baik," ujar Liando.
(TribunManado.co.id/Arthur Rompis/Fernando Lumowa)
berita populer
Sulawesi Utara
Sulut
caleg
DPRD
Manado
Monica Tambajong
perempuan
Pilkada 2024
Pemilu 2024
berita populer sulut
TRIBUNMANADO.CO.ID
Mata Lokal Memilih
Berita Populer Sulawesi Utara: Steven Kandouw Jabat Plt Ketua DPD PDIP Sulut |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sulut: Steven Liow Diperiksa Polisi hingga 2 Penambang Tertimbun Longsor |
![]() |
---|
3 Berita Viral di Sulut: Sosok Elen Parengkuan, Kecelakaan di Bumbungon, Anggota Polisi Meninggal |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sulut: Sosok Bianca Lantang, VAP Bebas Murni, Orangtua Aniaya Guru di Belang |
![]() |
---|
Berita Populer Sulut: Listrik 1 x 24 Jam Kini Dinikmati Masyarakat Pulau Gangga dan Talisei Minut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.