Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Politikus Gerindra Habiburokhman Bicara Hak Angket: Disebut Calon Menkumham di DPR

Penggunaan hak angket soal dugaan kecurangan Pemilu 2024 ramai di publik. Penyusunan kabinet pun tak luput dari spekulasi banyak pengamat. 

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Tim Kuasa Hukum pasangan calon wali kota dan wakil walikota Tangerang Selatan, Ikhsan Modjo dan Li Claudia, Habiburokhman di Gedung MK, Kamis (7/1/2016). Penggunaan hak angket soal dugaan kecurangan Pemilu 2024 ramai di publik. Penyusunan kabinet pun tak luput dari spekulasi banyak pengamat.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Penggunaan hak angket soal dugaan kecurangan Pemilu 2024 ramai di publik. Penyusunan kabinet pun tak luput dari spekulasi banyak pengamat. 

Misalnya Wakil Ketua Komisi III DPR Habiburokhman disebut sebagai calon Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) dalam rapat kerja Komisi III, Kamis (7/3/2024) siang.

Rapat itu membahas pemberian kewarganegaraan terhadap tiga atlet calon pemain sepakbola Timnas Indonesia, Adalah anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar Supriansa yang pertama kali menyapa Habiburokhman dengan sebutan calon Menkumham.

"Yang terhormat Bapak Habiburokhman, insya Allah akan menjadi calon Menteri Hukum dan HAM," kata Supriansa dalam rapat yang digelar terbuka itu.

Mendengar pernyataan itu, Habiburokhman langsung kaget. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu lantas berseloroh bahwa teh di hadapannya bertumpahan.

Supriansa pun melanjutkan candaannya pada Habiburokhman. Ia juga menunjuk dua perwakilan Kemenkumham yang hadir dalam rapat, yaitu Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham Asep N Mulyana dan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian.

"Insya Allah, didoakan Pak Asep dengan Pak Cahyo sudah berdoa," ujar politikus Partai Golkar ini. Baca juga: AS Siap Kerja Sama dengan Prabowo jika Terpilih Jadi Presiden RI, tapi Tetap Tak Beri Ucapan Selamat Bukan hanya Supriansa, anggota Komisi III DPR lainnya, yakni Heru Widodo turut menyebut hal yang sama terhadap Habiburokhman.

Mendengar candaan itu, Habiburokhman mengaku tidak enak dan meminta dua anggota DPR ini fokus pada pembahasan. "Enggak ini Pak, lanjut Pak. Jadi enak, bukan jadi enggak enak Pak," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Adapun Habiburokhman adalah politikus Partai Gerindra yang terlibat aktif dalam tim kampanye Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu. Berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei, Prabowo-Gibran meraih suara tertinggi dalam pilpres dan diprediksi menang satu putaran. Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kini masih melangsungkan rekapitulasi pemilihan presiden dan belum mengumumkan pemenang pilpres.

Sibuk Kawal Rekapitulasi Suara

Habiburokhman menilai wacana hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024 akan sulit untuk diwujudkan.

Pasalnya menurut Habiburokhman, kini mayoritas anggota dewan tidak mendorong sepenuhnya pengajuan hak angket tersebut.

Karena sebagian besar dari mereka menganggap bahwa Pemilu 2024 ini telah berakhir, sehingga apapun hasilnya harus dihormati.


"Kalau proses pemilu sepertinya semangat teman-teman menghormati, sebagian besar teman-teman, 'ya sudahlah untuk pemilu sudah ada pemenangnya', kurang lebih begitu," kata Habiburokhman, dilansir WartakotaLive.com, Kamis (7/3/2024).

Habiburokhman menilai, di sisa delapan bulan masa jabatan anggota DPR ini lebih baik digunakan untuk fokus menyelesaikan rancangan undang-undang yang menumpuk.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved