Pilpres 2024
Pendukung Anies-Ganjar Desak DPR Panggil Jokowi, Menko Polhukam: Ikuti Mekanisme di Bawaslu dan MK
Protes Pilpres 2024 yang hasil sementara diungguli Prabowo-Gibran unggul ramai disuarakan pendukung Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Protes Pilpres 2024 yang hasil sementara diungguli Paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ramai disuarakan pendukung Paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto meminta pihak yang merasa Pilpres 2024 diselimuti kecurangan untuk melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Mahkamah Konstitusi (MK).
Paslon Prabowo-Gibran unggul sementara dalam real count (hitungan langsung) Pilpres 2024 versi Komisi Pemilihan Umum pada Rabu 28 Februari 2024 pukul 18.00 Wita.
Prabowo-Gibran meraup 75.188.603 suara (58,84 persen) disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 31.269.934 suara (24,47 persen) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 21.332.609 suara (16,69 persen).
Pendukung Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud yang tergabung dalam 'Gerakan Rakyat Menolak Pilpres Curang' kompak menolak hasil Pemilu 2024 karena ada indikasi curang hingga meminta DPR RI segera menggulirkan hak angket.
Hal itu disampaikan bersama di Gedung Gerakan Bhineka Nasionalis (GBN), Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2/2024).
"Demokrasi harus diselamatkan negara dalam keadaan menyimpang dari arah demokrasi. Penyalahgunaan wewenang dari Presiden Joko Widodo telah mengkhianati rakyat Indonesia pemilu curang dengan cara Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)," kata perwakilan 03, Marlin Bato.
"KKN sudah merusak tatanan yang berkeadilan, kami disini berkumpul demi aspirasi rakyat pejuang perubahan dari relawan 01 dan 03 mendeklarasikan pernyataan sikap," lanjut dia.
Dalam kesempatan itu mereka juga menyatakan sejumlah poin sikap dari perwakilan pendukung 01 dan 03.
Di antaranya, menolak cara-cara curang pemilu 2024 yang dilakukan oknum rezim yang melibatkan penyelenggara pemilu.
Kemudian menolak hasil Pilpres 2024 dari hasil KKN, pelanggar konstitusi dan mendesak DPR RI untuk usulan diskualifikasi Capres-Cawapres hasil Pilpres 2024 tersebut.
Lalu, mendesak dengan segera DPR RI untuk melakukan hak angket dan memanggil Presiden Jokowi untuk diperiksa.
Serta demi kebaikan bangsa dan negara kami perwakilan dari jutaan pendukung dari 01 dan 03 mendesak DPR RI untuk melakukan pemakzulan Presiden Jokowi atas tindakan tidak netral dalam Pilpres 2024.
"Mendesak DPR RI untuk memanggil dan meriksa semua komisioner KPU yang terlibat pada pemilu curang," katanya. "Mendukung DPR RI untuk melakukan proses tahapan pemilu putaran kedua yang diikuti oleh 01 dan 03," katanya.
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto meminta pihak yang merasa Pilpres 2024 diselimuti kecurangan untuk melapor ke Bawaslu dan MK.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/280224-Protes-Pemilu.jpg)