Cap Go Meh di Manado
70 Penari Kabasaran, Musik Bambu dan Masamper Kawal Proses Cap Go Meh di Manado
Sebanyak 70 penari Kabasaran yang dipimpin Tonaas Rinto Taroreh menjadi pembuka prosesi.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - 70 penari Kabasaran mengawal prosesi Cap Go Meh 2575 Kongzili Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Sebanyak 70 penari Kabasaran yang dipimpin Tonaas Rinto Taroreh menjadi pembuka prosesi.
Kelompok Pinaesaan Ne Kawasaran ini merupakan kumpulan kelompok tari Kabasaran.
Pesertanya dari Manado, Tomohon dan Minut.
Selain Kabasaran, berbagai kelompok atraksi budaya bergabung dalam arak-arakan non-ritual tahun ini.
Ada sejumlah kelompok musik bambu. Satu di antaranya Musik Bambu Gema Manguni Tara-Tara, Kota Tomohon.
Ada juga kelompok Musik Orkes Kelurahan Bahu, Malalayang, grup Masamper dan Kesatuan Mahasiswa Hindhu Dharma Indonesia Sulut.
Selain itu, masuk dalam barisan non-ritual ini, marching band siswa IPDN Kampus Sulut, Paskibraka Kota Manado 2023 dan kereta hias yang ditumpangi pemuda pemudi yang mengenakan pakaian pemuka enam agama di Indonesia.
Setelah barisan non-ritual, baru arak-arakan ritual yang terdiri dari kendaraan hias dan kuda yang ditumpangi anak sekolah minggu yang berpakaian dewa dewi.
Setelah itu, urut-urutan tangshin dari beberapa klenteng yang ada di Manado dan sekitarnya.
Sebelas tangshin, dari yang paling muda 22 tahun hingga yang sudah lansia tampil.
Atraksi para tangshin ini paling ditunggu. Ribuan warga rela berdesakan demi menyaksikan aksi para tangshin.
Perayaan Cap Go Meh di Manado salah satu yang paling menarik karena menyuguhkan atraksi perkawinan lintas budaya.
Akulturasi budaya lokal Sulawesi Utara dan Tionghoa menjadi kesatuan. Simbol kerukunan dan perdamaian warga Bumi Nyiur Melambai.
Mereka yang turut dalam perayaan ini senang sekaligus bahagia.
"Kami senang karena dilibatkan dalam kegiatan ini. Orang juga tahu ada organisasi ini," ujar Pusvita Parwita dari IMHDI Sulut.
Senada dikatakan James Pontoluli, pemain string bas orkes Bahu.
"Ini wujud toleransi dan kerukunan torang di Sulawesi Utara," ujar James.
(ndo)
Baca Berita Lainnya dari Tribun Manado di Google News
| Sekolah Rakyat Gagasan Prabowo Subianto Tampil dalam Cap Go Meh 2026 Manado, YSK Beri Hormat |
|
|---|
| Lihat Siswa Sekolah Rakyat Gagasan Prabowo Subianto di Cap Go Meh Manado, Gubernur Sampai Berdiri |
|
|---|
| Kebanggaan Gubernur Sulut Yulius Selvanus Merayakan Cap Go Meh Pertama Kali di Manado |
|
|---|
| Cap Go Meh Manado 2026 Meriah, Ditutup dengan Kembang Api |
|
|---|
| Perayaan Cap Go Meh di Bulan Ramadan dan Minggu Sengsara, Pertegas Kerukunan Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/70-Penari-Kabasaran-Musik-Bambu-dan-Masamper-Kawal-Proses-Cap-Go-Meh-di-Manado.jpg)