Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

Hasil Survei Jelang Hari Pemungutan Suara, Peluang Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran

Perdasarkan hasil survei pasangan elektabilitas Prabowo-Gibran jauh meninggalkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud.

Editor: Ventrico Nonutu
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Capres-Cawapres Prabowo-Gibran di Debat Pilpres 2024, Minggu (4/2/2024). 4a lembaga survei menempatkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di peringkat teratas, jauh meninggalkan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud. 

Jika nama berikut menjadi capres 2024, siapakah yang akan Anda PILIH untuk menjadi presiden tahun 2024?

Anies-Muhaimin Iskandar: 22,1 persen
Prabowo-Gibran: 52,5 persen
Ganjar-Mahfud MD: 16,9 persen
Belum Memutuskan: 6,3
Menolak Jawaban: 2,2 persen

Diketahui, survei ini diikuti oleh 1.500 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Penentuan responden secara acak bertingkat (multistage random sampling).

Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka melalui aplikasi survei Populi Center.

Margin of error survei ini kurang lebih 2,53 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

2. Lembaga Political Statistics (Polstat) Indonesia

Lembaga Political Statistics (Polstat) Indonesia merilis hasil survei elektabilitas peserta Pilpres 2024 menjelang 14 Februari.

Sama seperti lembaga survei lainnya, pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengungguli Anies dan Ganjar.

Survei ini digelar pada 4-7 Februari 2024 dengan jumlah 1.200 responden.

Awalnya, responden diberikan pertanyaan 'Seandainya pilpres dilaksanakan saat ini pasangan manakah yang Anda pilih?' Berikut hasilnya:

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 52,8 persen
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,5 persen
Ganjar Pranowo- Mahfud Md: 18,2%
Undecided voters: 2,5%

"Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa seandainya pilpres dilaksanakan saat ini, pasangan Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan 52,8%," kata Direktur Riset Polstat Apna Permana dalam konferensi pers, Kamis (8/2/2024).

Apna menyampaikan apabila tren elektabilitas seperti ini terus berlanjut, maka peluang Pilpres 2024 satu putaran semakin besar.

Hal ini, kata dia, selaras dengan hasil survei terkait keinginan publik agar Pilpres 2024 berjalan satu putaran nyaris 70%.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved