Bemo Preman Manado
Fakta-fakta Rekonstruksi Pembunuhan Bemo: Ada 23 Adegan, Opal Rebut Pisau hingga Terjadi Penikaman
Rekonstruksi pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman Manado dilakukan pada Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak fakta-fakta Rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo.
Rekonstruksi pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman Manado dilakukan pada Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado.
Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman di Manado berlangsung dalam 23 reka adegan.
Rekonstruksi dibagi dalam dua versi.
Baca juga: Potret Rekonstruksi Pembunuhan Bemo Preman Manado, Dijaga Ketat Polisi
Versi pertama menurut keterangan tersangka Noval Nur (40) alias Opal.
Sedangkan versi kedua menurut saksi dari yang ada di TKP.
Berikut fakta-fakta yang dirangkum oleh Tribunmanado.co.id:
23 Adegan Berlangsung di Rekonstruksi
Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman di Manado berlangsung dalam 23 reka adegan.
Rekonstruksi tersebut dilaksanakan pada Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado.
Rekonstruksi dibagi dalam dua versi. Versi pertama menurut keterangan tersangka Noval Nur (40) alias Opal.
Sedangkan versi kedua menurut saksi dari yang ada di TKP.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu mengatakan rekonstruksi dilakukan dalam 23 reka adegan.
Adegan dimulai dari rumah korban yang datang bersama anaknya ke rumah pelaku.
"Hari ini ada 23 reka adegan yang kami lakukan. Mulai dari korban keluar rumah hingga tewas di TKP," ujarnya.
Ia menuturkan dalam proses rekonstruksi tersebut pihaknya melakukan pengawalan ketat.
Bahkan Polresta Manado tak mengizinkan keluarga korban dan tersangka masuk melihat rekonstruksi.
"Kita kawal ketat. Karena memang ada potensi gesekan," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Bemo tewas ditikam pada Minggu 17 Desember 2023.
Ia ditikam oleh pelaku yang diketahui bernama Noval Nur (40).
Korban dan pelaku diketahui tinggal di kelurahan yang sama.
Opal Tersangka Pembunuhan Bemo Preman Manado Tersenyum
Noval Nur (40) alias Opal, tersangka pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo, akhirnya dihadirkan saat rekonstruksi, Jumat 26 Januari 2024.
Saat keluar dari sel tahanan Polresta Manado, pria asal Kecamatan Singkil, Kota Manado, ini nampak tersenyum.
Opal dikawal ketat oleh tim Delta ROTR Polresta Manado.
Sesampainya di tempat rekonstruksi, Opal nampak menyapa keluarganya yang sudah lebih dulu hadir.
Opal didampingi oleh kuasa hukumnya Vebry Tri Hariyadi.
Para keluarga Opal berharap agar tersangka tetap diberikan kekuatan.
"Kami berharap dia (Opal) tetap kuat dan sabar," kata salah satu keluarganya.

Opal Rebut Pisau saat Adegan 15
Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku Noval Nur (40) alias Opal merebut pisau dari Bemo pada adegan ke 15.
Setelah merebut pisau dari korban, tersangka kemudian menikam Bemo berulang kali.
Namun saat ditanyakan masih ingat arah tikaman tersebut, Opal mengaku sudah tak lagi ingat.
"Sudah lupa pak," kata dia.
Setelah menikam korban, Bemo yang juga dalam keadaan terluka kemudian dibawa oleh seorang kerabat ke rumah sakit.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan adegan ke 15 tersebut ada dua versi.
"Tapi penikamannya benar. Hanya ada beberapa keterangan yang beda," kata dia.
Beda Kronologi Pelaku dan Saksi
Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman Manado, Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado dibagi ke dalam dua sesi.
Pasalnya ada perbedaan kronologi antara tersangka Noval Nur (40) alias Opal dan para saksi.
Kasat Reskrim Polresta Manado saat ditemui mengatakan pihaknya melakukan rekonstruksi dengan dua sesi.
"Yang sesi pertama adalah keterangan tersangka, dan kedua itu adalah keterangan dari para saksi di TKP," ujar Kompol May Diana Sitepu.
Ia menuturkan dari keterangan tersangka, anak dari Bemo yang bernama Choki ada di TKP saat pembunuhan.
Sedangkan para saksi dari keluarga korban mengatakan Choki tak berada disana.
"Kita harus lakukan dua versi karena ada perbedaan pendapat soal kronologi," ungkap dia.
Hingga saat ini rekonstruksi pembunuhan Bemo masih terus berlanjut.
Polisi tak Izinkan Warga Masuk
Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo salah satu preman di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), akan digelar Jumat 26 Januari 2024.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, rekonstruksi akan dilaksanakan pada pukul 15.00 Wita.
Meski begitu, banyak keluarga dari Bemo yang datang ke Polresta Manado tak diizinkan masuk.
Petugas penjagaan pun tak memberi izin bagi warga yang tak berkepentingan untuk masuk ke Polresta Manado.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan rekonstruksi akan digelar siang ini.
"Iya kita gelar siang ini," ujarnya.
Namun, ia mengatakan masih menunggu para saksi untuk melakukan rekonstruksi.
"Ada beberapa saksi yang belum datang. Jadi kami masih menunggu," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Bemo tewas ditikam pada Minggu 17 Desember 2023.
Ia ditikam oleh pelaku yang diketahui bernama Noval Nur (40).
Korban dan pelaku diketahui tinggal di kelurahan yang sama.
Isi Dakwaan Sidang Kasus Pembunuhan Bemo di Manado Sulut: Korban Sempat Ancam Aniaya Ibu Terdakwa |
![]() |
---|
BREAKING NEWS : Sidang Dakwaan Kasus Pembunuhan Bemo, Terdakwa Sempat Menangis |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Kondisi Opal Pelaku Pembunuhan Bemo Preman Manado, Selalu Pegang Tasbih Berzikir |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Permintaan Opal ke Orang Tua Istri dan Anak, Tersangka Berharap Ini dari Keluarga |
![]() |
---|
Baru Terungkap Apa Penyebab Opal Sampai Bunuh Bemo Preman Manado, Kini Mengaku Tak Mau Masuk Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.