Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Dana Konsumsi KPPS Sleman dari Rp 15 Ribu Dipotong Jadi Rp 2.500 per Orang

Baru-baru ini viral soal anggaran pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dipangkas.

Editor: Alexander Pattyranie
Istimewa, Kompas.com
Kolase foto Dana Konsumsi KPPS Sleman dari Rp 15 Ribu Dipotong Jadi Rp 2.500 per Orang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini viral soal anggaran pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dipangkas.

Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun X dengan nama pengguna @yourfutureasset pada hari Kamis, 25 Januari 2024.

Beberapa anggota KPPS menyampaikan keluhan terkait distribusi konsumsi yang mereka terima.

"Sekelas KPU kabupaten menyediakan konsumsi untuk pelantikan KPPS serentak se-kabupaten seperti ini," tulisnya.

"Sudah tidak ada uang transport dan makan siang. snack tidak jauh beda dengan snack di lelayu," lanjutnya.

Pemilik akun juga mengunggah sejumlah akun seperti KPU Sleman, Humas KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga KPU pusat.

Hingga artikel ini ditulis, Jumat (26/1/2024) sore, cuitan tersebut telah dilihat sebanyak lebih dari 174 ribu kali.

Tak hanya itu, anggota KPPS juga memprotes tak adanya anggaran transportasi.

Bahkan anggota KPPS mendatangi KPU Sleman, Jumat (26/1/2024).

Mereka datang ke KPU Sleman buntut dari snack saat pelantikan yang dinilai tidak pantas.  

Ketua Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas Sleman, Sukiman Hadiwijoyo mengatakan, saat pelantikan KPPS yang sebagian merupakan dukuh mengeluhkan terkait dengan snack yang diberikan.

"Menyampaikan keluhan terkait dengan pelantikan yaitu pada snack," ujarnya di KPU Sleman, Jumat (26/01/2024).

Selain keluhan soal snack yang dinilai tidak layak, pihaknya juga mempertanyakan soal tidak adanya uang transport saat pelantikan KPPS.

"Ya (snack) kurang wajar. Maka ketika snack saja kurang wajar, mesti pertanyaanya yang lain. Kok Sleman tidak ada (uang) transport-nya," tuturnya.  

Kedatangan para anggota KPPS imbuhnya, tidak lain yakni untuk mengingatkan agar tidak terulang kembali.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved