Parkir Liar di Manado
Parkir Liar di Jalan Pedestrian Manado Sulawesi Utara, Andrei Angouw: Nanti Dishub Tangani
Diketahui, warga Manado mengeluhkan parkir liar di depan RS Siloam dan Golden Swalayan.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali Kota Manado Andrei Angouw menjawab soal adanya parkir liar di jalan pedestrian di Manado, Sulawesi Utara.
Dia melihat masalah parkir liar ini sudah lama terjadi.
"Waktu jalan pedestrian belum jadi mereka sudah parkir, saya suruh dinas perhubungan (Dishub) untuk kempeskan ban motor itu," jelasnya saat konfrensi pers dengan awak media, Kamis (11/1/2024)
Menurutnya sejauh ini pihaknya mencari solusi tempat parkir kendaraan yang tepat untuk pengendara motor.
"Kita akan pikirkan bagaimana solusinya agar mereka tidak parkir di jalan pedestrian," jelasnya
Andrei pun menyerahkan masalah parkir liar kepada dishub untuk ditangani secepatnya.
"Itu nanti dishub tangani, tapi yang penting kondisi ini tidak membuat kemacetan," jelasnya
Diketahui, Warga Manado mengeluhkan parkir liar di depan RS Siloam dan Golden Swalayan.
"Sayang sekali, trotoar pejalan kaki sudah bagus tapi sayang, parkir liar di situ merusak keindahan," ujar Eddy, warga Malalayang, Sabtu (6/1/2024).
Selain tidak indah dipandang, parkir liar itu menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan.
"Seharusnya area itu bersih dari parkir. Kenapa di Boulevard bisa, di Samrat tidak bisa?" katanya lagi.
Pantauan Tribunmanado.co.id, di beberapa titik terpasang plang dari Polresta Manado dan Dishub Kota Manado.
Pengumuman itu isinya imbauan dilarang parkir di sepanjang jalur kiri dan kanan
Sayang, imbauan tinggal imbauan. Puluhan motor terparkir hampir di sepanjang trotoar baru.
"Semoga pemerintah dan aparat bisa tegas sehingga penataan kota agar Manado bisa lebih indah bisa terwujud," kata Dio, warga Sario. (ren/ndo)
• Viral Padang Pasir Bromo Diterjang Banjir, Disebut Sudah Biasa Terjadi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.