Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Kereta KA Turangga

Kesaksian Penumpang Detik-Detik KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya Bertabrakan di Cicalengka

Kesaksian penumpang detik-detik KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya bertabrakan di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur pada Jumat (5/1/2024) pagi.

|
Editor: Frandi Piring
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Kesaksian penumpang detik-detik KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya bertabrakan di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur pada Jumat (5/1/2024) pagi. 

Video yang merekam para penumpang KA Turangga keluar untuk menyelamatkan diri, beredar di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun media sosial X (dulu Twitter) @aseprivva, Jumat (5/1/2024) pagi.

"Breaking news terjadi tabrakan antara KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur sekitar pukul 6.15 WIB," tulis pengunggah.

Hingga Jumat siang, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 968.000 kali, disukai 5.800 pengguna, dan 1.800 warganet.

Kata "KA Tarungga" pun menduduki peringkat keempat topik perbincangan warganet Tanah Air di X, dengan sekitar 31.400 cuitan pada Jumat siang.

Baca juga: Kecelakaan Maut Hari Ini, 3 Tewas Usai Tabrakan Kereta Turangga dengan KRD, 2 Masinis 1 Pramugara

Dugaan penyebab kecelakaan

Heri mengungkapkan, kecelakaan KA Turangga terjadi di single rel atau rel tunggal di Kilometer 180 antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka, Jawa Barat.

Salah satu penumpang ini menduga, dua kereta yang terlibat kecelakaan mengalami adu banteng.

"Kalau ngobrol dengan penduduk sini harusnya kereta lokal itu berhenti dulu, tapi enggak.

Tidak tahu kekeliruan dari mana, tapi kereta itu tetap jalan," kata dia, dilansir dari Kompas.com, Jumat.

"Kata penduduk biasanya ada sinyal itu sinyal enggak ngangkat katanya.

Ada sinyal manual nah ini enggak jalan," lanjutnya.

Di sisi lain, Vice President Public Relations PT KAI, Joni Martinus menjelaskan, dugaan penyebab kecelakaan kereta api masih diselidiki.

"Sejauh ini kami belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kecelakaan tersebut," ujar Joni kepada Kompas.com, Jumat.

Menurut Joni, pihaknya perlu mendalami, termasuk melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut terkait kecelakaan ini.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved