Psikologi
Berikut Cara Mengatasi Overthinking, Termasuk Sadari saat Mulai Berpikir Berlebihan
Anxiety atau gangguan kecemasan adalah rasa takut atau kekhawatiran yang intens, berlebihan dan berlangsung secara terus-menerus.
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Overthinking atau terlalu banyak berpikir bisa menguras banyak energi dan terasa melelahkan.
Bahayanya, overthinking bisa membuat anda terjebak dalam anxiety atau gangguan kecemasan.
Anxiety atau gangguan kecemasan adalah rasa takut atau kekhawatiran yang intens, berlebihan dan berlangsung secara terus-menerus.
Hal ini disertai dengan jantung berdenyut kencang, napas tersengal-sengal, berkeringat, dan merasa lelah.
Bahaya overthinking
Menurut penelitian, risiko masalah kesehatan mental bisa diderita mereka yang terbiasa memikirkan kekurangan, kesalahan, dan masalah.
Selain itu, tekanan emosi juga sering terjadi pada orang yang suka memikirkan sesuatu berlebihan.
Pengidap overthinking biasanya mudah terjebak pada perilaku merugikan seperti konsumsi alkohol atau makan berlebihan.
Selain itu, pikiran yang terlalu aktif juga bisa membuat kita sulit tidur yang mengarah pada berbagai masalah medis yang serius.
Mengatasi overthinking
Dihantui pikiran berlebihan membuat hidup tidak nyaman dan sulit berkembang.
Oleh karena itu, kita harus segera mengatasinya.
Melansir berbagai sumber, berikut enam cara mengatasi overthinking:
1. Sadari saat mulai berpikir berlebihan
Kesadaran adalah langkah pertama untuk mengakhiri pikiran yang berlebihan.
Perhatikan cara berpikir kita. Saat pikiran mulai mengulang-ulang suatu peristiwa, atau mengkhawatirkan hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan, sadari pikiran kita tidak produktif.
2. Tantang pikiran
Pikiran negatif memang menghanyutkan. Jadi, ketika kita mulai memikirkan hal buruk yang belum tentu terjadi, sadari pikiran negatif ini.
Belajarlah untuk mengenali dan mengganti kesalahan berpikir tersebut sebelum hal itu membuat kita stres.
3. Fokus pada penyelesaian masalah
Hanya memikirkan masalah yang terjadi tidak menyelesaikan persoalan. Cara terbaik adalah mencari solusinya.
Tanyakan pada diri sendiri langkah yang bisa ambil untuk belajar dari kesalahan atau menghindari masalah di masa depan.
Daripada menanyakan mengapa sesuatu terjadi, tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat kita lakukan.
4. Lakukan refleksi
Melakukan refleksi singkat bisa membantu kita untuk memecahkan masalah yang terjadi atau melakukan hal lebih baik di masa depat.
Luangkan waktu 20 menit setiap hari untuk melakukan refleksi sepanjang hari.
Selama waktu tersebut, biarkan diri merasa khawatir dan lakukan perenungan mendalam.
Tanya pada diri sendiri apa yang terjadi atau apa yang kita inginkan.
Kemudian, ketika waktunya habis, beralihlah ke sesuatu yang lebih produktif.
Ketika kita mengalami overthingking, ingatkan diri kita punya waktu khusus untuk memikirkannya.
5. Lakukan mindfulness
Masa lalu tak mungkin bisa diulang. Memikirkan hari esok juga belum tentu terjadi dan hanya membuat kita terjebak dalam kecemasan.
Untuk itu, cobalah berkomitmen untuk lebih fokus pada masa kini atau melakukan praktik berkesadaran (mindfulness).
Mindfulness membutuhkan latihan, seperti keterampilan lainnya, tetapi seiring waktu, hal itu membantu kita mengatasi overthinking.
6. Menyibukkan diri
Memaksa diri untuk berhenti memikirkan sesuatu justru membuat otak semakin overthinking.
Jalan terbaik adalah menyibukkan diri dengan kegiatan positif, seperti berolahraga atau mengerjakan proyek yang bisa mengalihkan pikiran dari hal negatif.
• 5 Zat Gizi yang Paling Dierlukan Anak Stunting
• 5 Perbedaan Otak Pria dan Wanita, Ada yang Lebih Kalem saat Hadapi Ancaman Fisik
SUMBER KOMPAS.COM
| Kenali 5 Kesalahan Suami yang Potensi Hancurkan Pernikahan, Termasuk Tidak Berempati |
|
|---|
| Benarkah Too Much Love Will Kill You? Pakar Ungkap Batas Sehat Mencintai |
|
|---|
| Lawan Kebiasaan Menunda, Berikut 5 Cara Sederhana Agar Anda Lebih Produktif |
|
|---|
| Penjelasan Psikolog Asal Sulawesi Utara Hanna Monareh tentang Pentingnya Kesehatan Mental |
|
|---|
| 5 Perbedaan Otak Pria dan Wanita, Ada yang Lebih Kalem saat Hadapi Ancaman Fisik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kelupaan-132.jpg)