Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Viral Layar iPhone 15 Pro yang Baru Dibeli Bergaris, Saat Dibawa ke Toko Hp Begini Jawaban Salesnya

Seperti kisah viral di TikTok oleh salah satu pengguna iPhone 15 Pro yang mendapati LCD handphone-nya rusak, padahal baru tiga hari dibeli dan dipakai

Editor: Indry Panigoro
ISTIMEWA/Apple
Baru 3 hari beli Apple iPhone 15 Pro sudah rusak dan bergaris, niat tukar unit tidak bisa, ini respons manajemen. 

Dia bilang, pihak iBox mengungkap padanya bahwa sudah ada regulasi yang menyebutkan jika ada HP yang rusak, tidak bisa ganti unit.

"Pas rusak aja dia bisa ngomong gitu. Pas mau beli yang manis manis aja. Ini HP terkuat #titanium wkwk," tulis Welson.

Dalam video berbeda, Welson kemudian menceritakan ia sempat ke Singapura untuk mengatasi LCD iPhone 15 Pro miliknya yang rusak.

Dari situ, ia mendapat informasi bahwa karena iPhone yang ia beli berasal dari distributor Indonesia, pihak Apple Store Singapura tidak bisa langsung mengganti LCD atau mengganti unit.

"Jadi, harus konfirmasi dulu ke (pihak Apple) Indonesia, prosesnya 7-14 hari kerja," tulis Welson.

Menanggapi hal ini, PT Erajaya Swasembada Tbk mengungkap pihaknya telah menghubungi Welson perihal keluhan tersebut dan memberi penjelasan serta solusi.

"Beliau menyambut baik solusi yang ditawarkan. Dengan demikian permasalahan yang disampaikan oleh Saudara Welson sudah terselesaikan dengan baik," kata Corporate Communications Manager Erajaya Group, Didit Putra Erlangga, kepada Tribunnews, Minggu (31/12/2023).

Didit enggan memberi detail dari solusi yang diberikan Erajaya, tetapi dalam salah satu video Welson di TikTok, disebutkan solusi yang ditawarkan adalah menukar dengan unit baru.

"Long story short. Erafone mau bertanggung jawab tukar unit baru," tulis Welson dalam videonya.

"Walaupun masih tetep aja dipersulit. Satu sih tips nya harus ngomong pake urat, kalau pake hati ga bakal bisa ini dapet unit baru, even bisa juga mereka mau mempersulit dulu pake cara mereka. Selagi bener, jangan takut buat bentuk dan marah-marah," lanjutnya.

"Manager-nya minta maaf, karena si sales-nya ga info dia kalau ada kejadian ini (ga tau ya itu cuma alasan apa benar) dia tau setelah dapat email dari pusat karena viral," imbuh Welson. (*)

Artikel diolah dari Tribunnews.com

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz

Sumber: Tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved