Berita Viral
Viral Sosok Riska, Ternyata Seekor Buaya tapi Bukan Buaya Sembarangan
Melalui unggahan videonya di channel YouTube pribadinya, Pak Ambo bercerita kenangannya selama 26 tahun bersama Buaya Riska.
"Pak Ambo sering bilang Riska itu bukan buaya sembarang teman-teman ya, karena 26 tahun Pak Ambo pelajari dia masalah kata-kata agar dia mengerti, bisa dia mengenal manusia sampai saat ini teman-teman lihat sendiri, menyaksikan sendiri kayak apa kedekatannya Riska sama Pak Ambo, keluarganya Pak Ambo, terhadap orang lain pun dia juga begitu tidak pernah membedakan saya atau orang lain apa," tutur Pak Ambo.
Karena bukan buaya sembarangan, Pak Ambo menyebut sahabatnya tidak membahayakan.
"Terus terang Riska gak membahayakan, karena di sini sangat lain di sinilah kelahirannya," ucapnya.
Pak Ambo berharap agar Buaya Riska bisa kembali ke Bontang seperti dahulu.
"Harapan kami keluarga Riska itu secepatnya kembali agar dia sehat lagi seperti dulu bisa beraktivitas layaknya kami dulu, dia berenang dikasih makan disuapin, dia bukan buaya yang berbahaya teman-teman, bukan, dia itu juga pikirannya itu pikiran manusia sudah karena semuanya di sini mendukung Riska," sambungnya lagi.
Kapan Buaya Riska Balik ke Bontang?
Buaya Riska bakal kembali lagi ke Bontang, namun bukan ke lokasinya dulu di Sungai Guntung bersama Pak Ambo.
Melainkan, Buaya Riska akan ditempatkan di kawasan Mangrove yang berada di Jalan Bete-Bete RT 01, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.
Ya, Buaya Riska akan berada di bawah pengawasan BKSDA Kaltim.
Sebagai informasi, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik sudah menyetujui jika Buaya Riska dikembalikan ke Bontang.
Namun, karena ini masih rencana, belum diketahui pasti kapan Buaya Riska kembali ke Bontang.
Akmal Malik pun turut mengecek lokasi untuk Buaya Riska kembali ke Bontang.
Ia berkunjung ke kawasan Mangrove yang terletak di Tanjung Laut, Bontang pada Jumat 8 Desember 2023 lalu.
"Kami akan mendukung rencana ini, karena kami tahu, pariwisata ini memiliki dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat,” tegas Akmal Malik, pada Minggu (10/12/2023).
Pj Gubernur, Akmal Malik juga menyatakan kagum setelah berkeliling di area Konservasi Mangrove yang dikelola oleh PT Badak NGL.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kebersamaan-Pak-Ambo-saat-memberi-makan-Buaya-Riska-di-Sungai-Guntung-sebelum-direlokasi.jpg)