Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Medsos

Viral Seorang Siswi SMA Melahirkan di Dalam Kelas saat Ujian Semester, Guru hingga Rekan Murid Syok

Siswa yang melahirkan saat ujian akhir semester itu masih duduk di kelas X. Ia merupakan siswi SMAN 1 Kabupaten Sampang, Madura.

Kolase Tribun Manado/Istimewa
Viral Seorang Siswi SMA Melahirkan di Dalam Kelas saat Ujian Semester, Guru hingga Rekan Murid Syok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan viralnya seorang siswi melahirkan di dalam kelas.

Bahkan siswi tersebut melahirkan saat tengah ujian akhir semester. 

Sontak kejadian tersebut bikin syok siswa lainnya.

Demikian pula dengan para guru, mereka syok melihat siswinya melahirkan. 

Baca juga: Viral Aksi Geng Motor Curi Bensin Eceran saat Konvoi, Berbonceng Tiga hingga Langsung Tancap Gas

Mereka pun jadi tidak fokus mengerjakan ujian gara-gara kejadian yang bikin heboh ini. 

Seperti diunggah akun Instagram @frix.id.

Unggahan ini mendapat berbagai respon dari warganet.

@zanjaxxx: Istri saya lahiran prosesnya hampir 12 jam, org2 hamil di luar nikah kok banyak gampang lahirannya.

@sofyanxx: Saya bayangkan itu kepala bayi keluarnya ketahan celana dalam.

@andrixxx: Ada ya yg gampang banget bisa lahiran pas ujian, sedangkan bumil biasanya panjang banget prosesnya sampe lahiran. 

Kejadiannya di Madura

Dari keterangan berita viral, siswa yang melahirkan saat ujian akhir semester itu masih duduk di kelas X.

Ia merupakan siswi SMAN 1 Kabupaten Sampang, Madura.

Tanggapan Pihak Sekolah

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Humas SMAN 1 Kabupaten Sampang, Hamid merespon kejadian yang bikin heboh ini.

Ia pun membenarkan kejadian ini. 

"Guru yang menjaga ujian siswa sampai gemetar saking syoknya," katanya. 

Pasalnya, saat suasana tengah tegang mengerjakan ujian tiba-tiba ada tangisan bayi. 

Hamid juga menjelaskan bahwa pihak sekolah sama sekali tak mengetahui bahwa ada siswi yang hamil.

Ia menambahkan, saat ini siswi tersebut tengah kritis di Puskemas.

Informasi yang dihimpun, ari-ari bayinya belum keluar.

Belum diketahui kapan peristiwa ini.

Hanya saja postingan ini baru diunggah hari ini Jumat (1/12/2023).

VIRAL! Warga Bantaeng Temukan Jasad Bayi di Sungai, Ditemukan dalam Kondisi Terbungkus Plastik

Viral! Warga Dusun Kampung Beru, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dibuat geger.

Warga dikejutkan dengan penemuan jasad bayi di aliran sungai Nipa-nipa, Minggu (12/11/2023) pukul 14.00 Wita.

Berawal dari salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ihya Ulumuddin, Herlangga ke sungai untuk mandi. 

Tiba-tiba, Herlangga bersama tiga orang rekannya melihat jasad bayi dimakan biawak.

"Jasad bayi ditemukan Herlangga sementara dimakan biawak," ujar Kasi Humas Polres Bantaeng, Iptu Amiruddin, Kamis (16/11/2023).

Ia menjelaskan, Herlangga yang menyaksikan kejadian itu langsung menyuruh rekannya meminta bantuan kepada warga.

Lokasi penemuan bayi itu tak jauh dari Ponpes Ihya Ulumuddin.

"Kemudian Herlangga mengusir biawak tersebut sambil menyampaikan kepada rekannya agar segera memberitahukan kepada warga," ucapnya 

Iptu Amiruddin menyebutkan, bayi malang itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kantong plastik.

"Saat ditemukan jasad bayi ini diperkirakan meninggal sekitar 10 sampai 12 jam karena sudah terjadi pembusukan," ungkapnya. 

Saat itu, Polisi yang datang ke lokasi dibantu Bidan Desa Puskesmas Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke langsung menggelar olah TKP.

Sayangnya, bayi yang dievakuasi ke RSUD Prof Anwar Makkatutu, Bantaeng itu tak dapat diidentifikasi. 

Sebab, jenis kelamin bayi tersebut telah hilang dimakan biawak.

"Dilakukan visum luar oleh dr Yuli, dengan hasil jenis kelamin tidak teridentifikasi karena dibagian kelamin sudah hilang diduga dimakan oleh biawak," tuturnya.

Di hari yang sama, pada pukul 19.00 Wita, jenazah bayi itu dibawa ke Masjid Al-Hidayah Dusun Kampung Beru untuk di Salati.

Bayi itu kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Keluarga H Uspu, Kampung Beru.

Atas kejadian ini, Iptu Amiruddin menduga, bayi meninggal tersebut adalah hasil hubungan gelap.

"Kami sedang berupaya mengungkap pelaku yang tega membuang bayinya," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Baca berita lainnya di: Google News

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved