Breaking News
Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Israel Palestina

Kementerian Kesehatan Gaza Sebut Israel Sengaja Sasar Rumah Sakit

"Tujuh puluh persen (70%) dari korban agresi ini adalah anak-anak, perempuan, dan lansia," terang juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
DPA/FADI WAEL ALWHIDI via DW INDONESIA
Salah satu tempat pungungsian di Gaza, Palestina, yang dibombardir Israel. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak Kementerian Kesehatan di Gaza membeberkan, jumlah korban tewas akibat serangan militer Israel terus berlanjut. 

Saat ini, korban tewas mencapai 9.488 warga sipil. 

Di antara mereka ada 3.900 anak-anak dan 2.509 perempuan, sementara 24.000 orang lainnya terluka.

"Tujuh puluh persen (70 persen) dari korban agresi ini adalah anak-anak, perempuan, dan lansia," terang juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra, dalam konferensi pers di Kota Gaza seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu (4/11/2023).

Selain itu, kata Ashraf al-Qudra, pihaknya juga menerima laporan tentang 2.200 orang yang masih hilang di bawah puing-puing, sejak dimulainya agresi terhadap Gaza.

"Termasuk 1.250 anak-anak," ujar Ashraf al-Qudra.

Dirinya juga menyebut, sebanyak 150 petugas kesehatan tewas dibunuh Israel.

"Dan 27 ambulans hancur dan tidak bisa digunakan akibat agresi Israel terhadap Jalur Gaza," terang Ashraf al-Qudra.

Korban anak-anak dari serangan Israel di kamp pengungsi Jabalia di Gaza dekat Rumah Sakit Indonesia.

Dia juga menuduh Israel "secara sengaja menargetkan lebih dari 105 institusi kesehatan, yang menyebabkan 16 Rumah Sakit dan 32 pusat perawatan primer tidak dapat digunakan akibat serangan yang disengaja dan kelangkaan bahan bakar oleh Israel."

"Rumah sakit di Gaza sekarang penuh sesak dengan orang-orang yang terluka dan kasus berbahaya lainnya, dan kita kehilangan banyak korban setiap hari karena tidak ada intervensi medis yang tersedia bagi mereka di rumah sakit Gaza," katanya.

"Pendudukan dengan sengaja mencegah evakuasi para korban dari rumah sakit di Utara Jalur Gaza dan Kota Gaza ke selatan Gaza, sepanjang jalan hingga perlintasan darat Rafah," kata Qudra.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan 15 warga Palestina tewas dan 26 lainnya terluka pada Jumat dalam serangan Israel yang menargetkan ambulans di depan Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza.

Pasukan Israel memperluas serangan udara dan darat mereka di Jalur Gaza, yang telah terus menerima serangan udara sejak serangan mendadak oleh kelompok Palestina, Hamas, pada tanggal 7 Oktober.

SUMBER: https://www.kompas.tv/internasional/458014/korban-tewas-serangan-israel-lampaui-9-400-orang-tel-aviv-disebut-sengaja-sasar-rumah-sakit

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved