Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelatihan P3PD Kemendagri

Pelatihan P3PD Kemendagri, Wanda Musu Kadis DP3A Sulawesi Utara Bawa Materi Cegah Human Trafficking

Kepala Dinas DP3A Sulawesi Utara Wanda L C Musu menjelaskan pentingnya edukasi serta pemahaman dalam pencegahan human trafficking pada pelatihan P3PD

Tribun Manado/Petrick Sasauw
Wanda Musu memberi materi P3PD Kemendagri di Hotel Peninsula 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Utara Wanda L C Musu menjelaskan, pentingnya edukasi serta pemahaman dalam pencegahan human trafficking pada pelatihan P3PD yang digelar  Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Kemendagri di Hotel Peninsula.

Perdagangan manusia (Human Trafficking) masih kerap terjadi sampai saat ini. Tidak sedikit juga orang yang menjadi korban karena di iming-iming kerja keluar negeri dan gaji yang tinggi.

Dia menjelaskan awalnya korban diberi iming-iming tentang gaji yang menggiurkan.

"Apalagi ditawarkan kerja diluar negeri dengan gaji tinggi, pasti mereka sangat suka," jelasnya.

Dia menambahkan bahkan orang yang berpendidikan tinggi juga terjebak dalam kasus tersebut karena kurangnya informasi yang didapat.

"Sekarang ini sudah masuk dunia digital, aksesnya juga cepat hingga orang berpendidikan pun terjerat karena kurangnya informasi,” ucapnya.

Ketua TP PKK Sulut, Rita Tamuntuan, menjadi narasumber dalam pelatihan P3PD gelombang XI dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (26/10/2023).
Ketua TP PKK Sulut, Rita Tamuntuan, menjadi narasumber dalam pelatihan P3PD gelombang XI dari Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (26/10/2023). (Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw)

Dia menjelaskan bahwa para pelaku human trafficking bisa meyakinkan korban mereka dengan tunjangan serta bonus yang menjanjikan.

"Apalagi penawaran yang mereka berikan terlihat meyakinkan, mereka dijanjikan dapat bonus atau insentif saat mereka bekerja lalu tempat tinggal yang disiapkan," jelasnya.

Dia menjelaskan pihaknya sudah mulai melakukan langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu dengan hal tersebut.

"Kami lakukan sosialisasi dan bekerjasama dengan akademisi dan tokoh-tokoh agama untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya human trafficking ini," jelasnya.


Wanda berharap setiap program pemerintah khususnya Dinas DP3A bisa berjalan dengan baik.

"Saya berharap program yang ada di Pemerintah Provinsi yang terkait dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini bisa tersosialisasi dengan baik dan edukasi yang kami sampaikan bisa dimanfaatkan kepada masyarakat terutama Perdagangan Manusia serta kekerasan terhadap perempuan dan anak," pungkasnya. (edi)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved