Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Mazmur 119:20-21, Kebenaran Tak Bergeser

Tetapi Alkitab tidak pernah lenyap, justru sampai sekarang buku yang paling banyak dicetak dari semua buku yang ada adalah Alkitab.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pexels
Renungan Harian Kristen Mazmur 119:20-21, Kebenaran Tak Bergeser 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul Kebenaran Tak Bergeser.

Firman Tuhan : Mazmur 119:20-21

“Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu. Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, terkutuklah orang yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Mazmur 39:8, Pengharapan Versus Optimisme

Pada tahun 303 M, Kaisar Romawi Diocletian, mengeluarkan sebuah dekrit untuk menghentikan orang Kristen dari menyembah Yesus Kristus dan untuk menghancurkan Kitab Suci mereka.

Semua pejabat di seluruh kerajaan diperintahkan untuk membakar gereja-gereja, dan membakar setiap Alkitab yang ditemukan dalam daerah mereka (Stanley Greenslade, Cambridge History of the Bible).

Dua puluh lima tahun kemudian, pengganti Diocletian, Constantine, mengeluarkan dekrit yang lain yang memesan penerbitan lima puluh Alkitab dengan uang negara (Eusebius).

Baca juga: Renungan Harian Kristen 1 Korintus 12:12-13, Yesus Kristus Satu Untuk Semua

Pada tahun 1778, atheis Perancis bernama Voltaire menyombong dengan berkata bahwa dalam 100 tahun kekristenan tidak akan eksis lagi, tetapi dalam 50 tahun, Geneva Bible Society menggunakan rumah dan peralatannya untuk menerbitkan Alkitab(Geisler and Nix, A General Introduction to the Bible, 1986, hal. 123, 124).

Robert Ingersoll pernah dengan sombong berkata, “Dalam 15 tahun saya akan membuat Alkitab tinggal di rumah jenazah.” Tetapi Ingersoll sudah mati, dan Alkitab masih eksis dan terus disebarluaskan sampai sekarang. Sumber: https://grapheministry.org/articles/2017/04/orang-orang-yang-mau-memban-tah-alkitab-tetapi-malah-bertobat-bagian-satu/)

Alkitab bukanlah buku biasa. Dalam perjalanan sejarah Alkitab dibenci, difitnah, disngkirkan, dicemooh, diselewengkan, dihancurkan, dan dibakar.

Tetapi Alkitab tidak pernah lenyap, justru sampai sekarang buku yang paling banyak dicetak dari semua buku yang ada adalah Alkitab.

Alkitab diterjemahkan dalam berbagai macam bahasa di dunia.

Pertayaannya adalah mengapa Alktab tetap kokoh sampai sekarang? Karena Alkitab adalah firman yang diilhamkan Allah bagi manusia.

Alkitab adalah seluruh komunikasi Allah kepada kita.

Dalam PL dan PB, Allah mengkomunikasikan semua kerinduann dan isi hati-Nya kepada kita.

Ia ingin agar kita hidup di dalamnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved