Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelatihan P3PD Kemendagri

Pelatihan P3PD Kemendagri Bahas PKK Desa, Feibe Rondonuwu Sebut Anggaran Tak Hanya untuk Dinas

Kader PKK disebut sebagai agen perubahan sekaligus aktor pembangunan yang sangat penting dalam mendampingi masyarakat.

Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw
Pelatihan P3PD Kemendagri Gelombang V yang dilaksanakan di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus menjadi perhatian khusus bagi setiap aparatur pemerintah desa (APD) di Sulawesi Utara.

Hal tersebut di sampaikan Feibe Rondonuwu, salah satu pelatih di Pelatihan P3PD dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Menurutnya, PKK di setiap desa harus memiliki program yang bisa membangun desa.

"Anggaran PKK itu harus dipakai untuk kesejahteraan masyarakat, bukan hanya dipakai untuk perjalanan dinas," jelasnya saat memberikan materi kepada peserta, Kamis (5/10/2023).

Menurutnya, penggunaan dana desa merupakan kewenangan desa. 

"Karena Itulah secara kelembagaan, PKK sebagai bagian dari LKD harus terlibat aktif menyampaikan aspirasi masyarakat melalui forum musyawarah dusun hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa)," jelasnya.

Feibe Rondonuwu menambahkan, sebagai salah satu wadah partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan, pemerintahan, kemasyarakatan, dan pemberdayaan, keberadaan PKK menjadi semakin penting dan strategis karena menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program kerja.

"Selain melalui 10 program pokok PKK, peran penting PKK secara kelembagaan di dalam pembangunan desa adalah terkait dengan fungsi Kader PKK. Kader PKK adalah seseorang yang mau, mampu, dan memahami, serta melaksanakan 10 Program Pokok PKK," tambahnya. 

Dia menerangkan jika setiap orang yang ada di dalam struktur PKK mulai dari pusat hingga desa termasuk dasa wisma dapat disebut sebagai kader.

Kader PKK disebut sebagai agen perubahan sekaligus aktor pembangunan yang sangat penting dalam mendampingi masyarakat.

Baca juga: Safa Marwah Artis FTV Dianiaya Pacar Hingga Babak Belur, Terungkap Alasan Bertahan Selama Satu Tahun

Baca juga: Steven Kandouw Buka Turnamen Sepakbola Soekarno Cup U17 Wilayah Bolaang Mongondow Raya

Di akhir materi, Feibe Rondonuwu memberikan kesimpulan serta harapan dari materi yang dia bawakan kepada para peserta.

"Dalam PKK, pemberdayaan masyarakat berawal dari masalah desa. Dengan fungsi yang melekat sebagai penyuluh, motivator dan penggerak masyarakat, fasilitator, perencana, pelaksana dan pengendali, sekaligus pembina dan pembimbing gerakan PKK, membuat PKK desa harus mengambil peran penting bersama dengan lembaga lain dalam pembangunan desa. Setiap kader PKK diharapkan dapat menciptakan atau memudahkan terbukanya akses agar masyarakat lebih berperan aktif dalam kegiatan pembangunan," pungkasnya.

Kades Biniha Selatan Laode Pabela Apresiasi Pelatihan P3PD Kemendagri di Manado: Adakan Tiap Tahun

Pelatihan P3PD dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri RI gelombang V sudah memasuki hari kedua.

Pelatihan tersebut berlangsung di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023.

Kepala Desa Biniha Selatan, Laode Kifar Pabela, saat Pelatihan P3PD dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri gelombang V di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023).
Kepala Desa Biniha Selatan, Laode Kifar Pabela, saat Pelatihan P3PD dari Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri gelombang V di Hotel Peninsula, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/10/2023). (Tribunmanado.co.id/Petrick Sasauw)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved