Manado Sulawesi Utara
Harga Daging Babi di Pasar Swalayan Manado Sulawesi Utara Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram
Meskipun virus African Swine Fever (ASF) belum dinyatakan hilang oleh pemerintah Sulawesi Utara, namun harga daging babi di pasar mulai naik.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Meskipun virus African Swine Fever (ASF) belum dinyatakan hilang oleh pemerintah Sulawesi Utara, namun harga daging babi di pasar mulai naik.
Seperti di Pasar Swalayan Jumbo, Manado, mengalami kenaikan.
Harga daging babi lapis di Jumbo Rp 80 ribu per kilogram.
Sebelumnya sempat turun Rp 78 ribu per kilogram.
Sedangkan daging campur ada di harga Rp 60 ribu per kilogram.
Sebelumnya sempat turun Rp 58 ribu per kilogram.
"Harga daging sudah naik sejak beberapa hari yang lalu," ujar salah satu karyawan Jumbo.
Katanya, harga daging babi masih cukup tinggi di Jumbo, kerena seperti sebelumnya terus dijaga kualitasnya.
"Kalau di sini pasti aman dari virus kerena sebelum dijual sudah terlebih dahulu diperiksa," ucapnya, Kamis (28/9/2023)
Ia mengungkapkan meskipun harganya cukup tinggi dibandingkan di pasar tradisional, banyak warga yang tetap membeli daging babi di Jumbo.
"Tetap ramai sudah beberapa hari ini jadi masyarakat sudah tidak takut lagi dengan ASF," ujarnya. (Edi)
Baca juga: Aturan Baru Polri Soal Rambut Polwan, Tak Boleh Berwarna dan Panjang, Sudah Ada Telegram Kapolri
Baca juga: Jalan di Pasar Bahu Manado Sulawesi Utara Sudah Diperbaiki, Warga Ngaku Bersyukur
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Daging-Babi-di-Pasar-Swalayan-Jumbo-Manado-fhfhfg.jpg)