Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen, Roma 5:7,  Berkorban Mengasihi yang Menyakiti

Renungan harian kristen Kamis 28 September 2023.Pembacaan alkitab terdapat di Roma 5:7.

Editor: Chintya Rantung
Crosswalk.com
Renungan Harian Kristen, Roma 5:7 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian kristen Kamis 28 September 2023.

Renungan ini dilansir Tribunmanado.co.id dari dodokugmim.com:

Pembacaan alkitab terdapat di Roma 5:7.

(7) Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar – tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati.

 Berkorban Mengasihi yang Menyakiti

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Normal dan wajar saja ketika seseorang jadi marah dan kecewa jika disakiti dan dikhianati. Dalam realitas kehidupan manusia sudah lazim dengan keadaan hidup menyakiti dan disakiti, dalam kehidupan berumahtangga, berjemaat dan bermasyarakat.

Mudah untuk tidak melukai, merugikan, dan menyakiti orang lain, kalau orang itu tidak bermasalah dengan kita.

Tetapi menjadi sulit, bahkan sangat sulit, kalau orang itu bermasalah dengan kita karena menyakiti kita, sengaja merugikan kita, sengaja membuat hati kita terluka. Sulit untuk tidak membalas kejahatan orang kepada kita.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Kasih Allah di dalam Yesus Kristus sangat luar biasa kalau dibandingkan dengan kasih manusia.

Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa sangat jarang orang dengan sengaja mati untuk orang yang adil dan masih cukup jarang juga orang mau mati untuk seorang yang sungguh sudah menolong dia.

Tetapi Yesus Kristus mati untuk orang yang membenci Dia, rela sengsara dan mati untuk orang-orang berdosa yang sebenarnya patut menerima hukuman.

Kita bukan orang baik, juga kita bukan orang benar, melainkan orang berdosa, namun Yesus Kristus mau sengasara dan mati tersalib untuk kita, Artinya kita dibenarkan hanya oleh kasih karunia saja, bukan karena kita baik dan benar.

Jika dulu ketika kita masih seteru, Yesus Kristus sudah mengasihani dan menebus kita, apalagi sekarang setelah kita diperdamaikan dengan Bapa, bagaimana mungkin Tuhan tidak lebih lagi memperhatikan dan mengasihi kita? (ayat 7)

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved