Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kaesang Gabung PSI

Dilematis Kaesang Gabung PSI: Ada Aturan PDIP 1 Keluarga 1 Partai hingga Sudah Direstui oleh Jokowi

Sebagai informasi, aturan PDIP terkait tidak boleh ada anggota keluarga kader yang berbeda partai memang ada nyatanya.

Kolase Tribun Manado/Istimewa
Dilematis Kaesang Gabung PSI: Ada Aturan PDIP 1 Keluarga 1 Partai hingga Sudah Direstui oleh Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep tengah jadi sorotan.

Pasalnya ia tengah diisukan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Bahkan, Kaesang juga dirumorkan bakal menjadi Ketua Umum PSI.

Namun hal tersebut ternyata sangat bertentangan dengan adanya larangan satu keluarga beda parpol di PDIP.

Baca juga: Sosok Mirip Kaesang Anak Jokowi Muncul di IG PSI: Semoga Jalan yang Aku Pilih Jalan yang Benar

Wakil Ketua DPD PSI Kota Depok, Icuk Pramana Putra menanggapi terkait kabar bergabungnya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep PSI tetapi terhalang aturan PDIP agar satu keluarga hanya boleh bergabung di satu partai.

Icuk mengaku tidak percaya ada aturan seperti itu di PDIP dan menjadi kebijakan partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Lagi pula sekelas Partai Demokrasi Indonesia tentunya kami pikir akan sangat demokratis kepada keluarga kadernya. Tidak mungkin aturan yang tidak demokratis tersebut diadopsi menjadi kebijakan partai," katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (21/9/2023).

Lalu ketika ditanya terkait kemungkinan keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa dipecat dari PDIP, Icuk mengatakan PSI bisa menjadi pilihan dari keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Kami PSI siap menampung jika hal itu kejadian betulan. Ya, PSI mungkin bisa menjadi pilihan sekoci paling tepat bagi keluarga Bapak Jokowi jika memang dibutuhkan," ujarnya.

Sebagai informasi, aturan PDIP terkait tidak boleh ada anggota keluarga kader yang berbeda partai memang ada nyatanya.

Contohnya, aturan ini pernah dipraktikan terhadap Gubernur Maluku, Murad Ismail yang merupakan kader PDIP.

Ia dicopot sebagai kader PDIP lantaran istrinya justru pindah ke PAN meski adapula alasan lain terkait pencopotan terhadap Murad yaitu berperilaku emosional saat klarifikasi soal kepindahan istrinya ke partai lain.

PSI Solo Benarkan Kaesang Gabung PSI

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved