Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kantor Bupati Pohuwato Dibakar

Kondisi Kantor Bupati Pohuwato Gorontalo yang Dibakar Demonstran, Perusahaan Tambang Juga Dibakar

Api menyala di bagian depan kantor Bupati Pohuwato, Gorontalo setelah masyarakat dan penambang emas tradisonal

Editor: Glendi Manengal
Kolase TribunGorontalo
Kondisi perusahan PT PETS dan Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar massa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Unjuk rasa berkahir pembakaran.

Dimana beberapa gedung dibakar warga.

Diketahui insiden pembakaran terjadi di Pohuwato, Gorontalo.

Sejumlah bangunan yak dibakar yakni Kantro Bupati.

Bahkan ternyata tak hanyak Kantor Bupati yang dibakar massa.

Kantor Perusahaan Tambang PT PETS juga dibakar massa.

Aksi ini diketahui dilakukan warga dan penambang emas tradisional.

Hal ini dikarenakan kekecewaan masyarakan dan para penambang emas.

Terkait hal tersebut berikut ini tuntutan para demonstran.

Api menyala di bagian depan kantor Bupati Pohuwato, Gorontalo setelah masyarakat dan penambang emas tradisonal melakukan unjuk rasa.

Api menjilati bagian lobi di pintu masuk utama dengan mengeluarkan asap tebal, Kamis (21/9/2023).

Api yang awalnya hanya membakar bagian depan dan tengah ini terus menjalar dan membakar ke bagian lain bangunan megah ini.

Apalagi saat kejadian angin bertiup kencang, asap pun membumbung tinggi.

“Kami sedang menyelamatkan diri, kantor kami sedang terbakar,” kata Ariyawan Mohamad, salah seorang pegawai di Kantor Bupati Pohuwato saat dihubungi.

Para pengunjuk rasa ini awalnya berkumpul di lapangan Desa Buntulia Utara, di sini mereka melakukan orasi.

Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga di lokasi ini.

Setelah ribuan orang berkumpul, mereka bergerak menuju kantor sebuah perusahaan tambang emas.

Saat bergerak, massa pengunjuk rasa bentrok dengan aparat kepolisian.

Sebelum mereka juga mendatangi kantor bupati, para warga dan penambang emas tradisional ini merusak kantor perusahaan tambang emas yang melakukan usaha di daerah ini.

Sejumlah mobil operasional perusahaan digulingkan dan kaca-kacanya dipecah, demikian juga dengan kaca-kaca gedung dilempari batu.

Infrastruktur perusahaan yang baru dibangun ini mengalami kerusakan serius.

Massa yang tergabung dalam Forum Persatuan dan Ahli Waris IUP OP 316 dan Ahli Waris Penambang Pohuwato ini juga menghancurkan bangunan kantor KUD Dharma Tani.

“Pengunjuk rasa jumlah mencapai ribuan orang, mereka menuntut ganti rugi yang tidak kunjung selesai,” kata Rifan Abdul, salah seorang warga Pohuwato yang melihat kejadian.

Rifan Abdul berujar, Gedung DPRD juga diserbu ribuan warga. Gedung ini juga dibakar massa. Suasana Kota Marisa yang menjadi ibu kota Kabupaten Pohuwato ini mencekam.

Massa Bakar Kantor PT PETS

Aksi demonstrasi yang awalnya berjalan damai, kemudian berubah menjadi anarkis.

Massa aksi mulai melempari kantor PT PETS dengan batu dan kayu. Tak lama kemudian, massa aksi berhasil membakar kantor tersebut.

Akibat kebakaran tersebut, kantor PT PETS mengalami kerusakan yang cukup parah. Aktivitas perusahaan tambang tersebut juga terpaksa dihentikan sementara.

Massa aksi demonstrasi membakar kantor PT PETS karena memiliki sejumlah tuntutan, antara lain:

Meminta perusahaan tambang untuk menghentikan aktivitasnya karena dinilai telah merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.

Meminta perusahaan tambang untuk memberikan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak aktivitas tambang.

Meminta pemerintah daerah untuk mengawasi aktivitas perusahaan tambang agar tidak merugikan masyarakat.

Kebakaran kantor PT PETS merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap perusahaan tambang.

Masyarakat menilai bahwa perusahaan tambang telah mengabaikan dampak negatif dari aktivitasnya.

Video Kondisi terkini kantor Bupati Pohuwato

(Sumber Kompas/TribunGorontalo)

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved