Rocky Gerung Dilempari Botol
Sosok Pria yang Lempari Botol ke Rocky Gerung. Ternyata Ketua Umum Organisasi Ini
Waluyo Wasis Nugroho baru-baru ini menjadi sorotan usai dirinya melempar botol ke Refly Harun saat Rocky Gerung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui akhir-akhir ini Rocky Gerung terus menjadi sorotan.
Hal tersebut setelah pernyataan soal Presiden Jokowi.
Hingga membuatnya banyak diserang oleh warga.
Sebelumnya Rocky Gerung dilabrak seorang wanita bahkan dikediamannya didemo warga.
Tak hanya itu, terbaru Rocky Gerung dilempari botol.
Terkait hal tersebut sosok pelempar pun jadi perhatian.
Diketahui yang melempar botol ke Rocky Gerung seorang pria.
Lantas siapa sebenarnya pria yang melempari Rocky Gerung.
Profesi Waluyo Wasis Nugroho pria yang lempar botol ke Rocky gerung akhirnya terkuak.
Waluyo Wasis Nugroho baru-baru ini menjadi sorotan usai dirinya melempar botol ke Refly Harun saat Rocky Gerung menjadi pembicara.
Video saat Rocky Gerung dan Refly Harun dilempar botol oleh Wasis Waluyo Nugroho saat sedang jadi pembicara viral di media sosial.
Lantas siapakah sosol Waluyo Wasis Nugroho yang berani melempar botol ke Rocky Gerung?
Menelusuri akun instagram pibadinya @Waluyo Wasis Nugroho ternyata Waluyo merupakan Ketua Umum dari Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB).
Unggahan di akun instagram pribadi milik Waluyo Wasis Nugroho terlihat jika dirinya merupakan salah satu dari orang yang menolak pernyataan-pernyataan Rocky gerung.
"PNIB Kembali Tolak & Usir Kehadiran Refly Harun & Rocky Gerung Di Jogja Kota Pelajar Berbudaya Bermartabat Rocky Gerung masuk lewat pintu belakang yang sawah sawah kering,"
"Karena pintu masuk Cafe Nuri di Blokade Oleh massa PNIB dan Nyaris Bentrok Dengan aparat keamanan yang berjaga di lokasi,"
Kronologi Kejadian
Usai diperiksa Polda Metro Jaya, Rocky Gerung kembali mengalami hal kurang menyenangkan.
Setelah sebelumnya Rocky gerung dimaki wanita, kini Rocky Gerung dilempar botol saat menjadi pembicara di Yogyakarta.
Rocky Gerung menjadi pembicara yang digelar oleh Mahasiswa HMI Komisariat FEB UGM dan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Bulaksumur-Karangmalang (IMM BSKM).
Ditengah-tengah diskusi di Kopi Nuri di Jalan Anggajaya Condongcatur Kapanewon Depok Sleman, Yogyakarta pada Jumat (8/9/2023), secara tiba-tiba ada massa yang berteriak-teriak di luar area diskusi.
Dalam video yang beredar terlihat ada Rocky Gerung, Refly Harun, Saut Sitomorang dan Ketua BEM KM UGM Gielbran M Noor serta Ekonom Awally Rizki yang dilempat menggunakan botol oleh massa.
Situasi mulai memanas kerika Rocky gerung menjadi pembicara dengan judul 'Masa Depan Demokrasi di tengah Derasnya Arus Korupsi' dimulai.
Massa yang melempar botol ke Rocky tgerung itu mengatasnamakan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) sudah meneriakkan penolakan atas kehadiran Rocky Gerung dan Refly Harun.
Dibalik barikade polisi berpakaian lengkap, mereka pun membentangkan spanduk bertuliskan 'Yogyakarta Kota Pelajar, budaya dan Bermartabat. Tolak Rocky Gerung dan Refly Harun'.
Diskusi kebangsaan yang digelar Mahasiswa HMI Komisariat FEB UGM dan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Bulaksumur-Karangmalang (IMM BSKM) di Kopi Nuri di Jalan Anggajaya Condongcatur Kapanewon Depok Sleman, Yogyakarta pada Jumat (8/9/2023).
Rocky Gerung, Refly Harun, Saut Sitomorang dan Ketua BEM KM UGM Gielbran M Noor serta Ekonom Awally Rizki diserang dengan menggunakan botol.
Usai Rocky gerung dan Refly Hasan dilempar botol, massa dan peserta diskusi bersitegang.
Meski Rocky Gerung dan Refly Hasan ditolak, mereka masih tetap melanjutkan diskusi hingga selesai.
Massa dari peserta diskusi sempat hampir baku hantam dengan massa penolak yang berada di tepian tempat diskusi.
Petugas langsung berupaya mengendalikan situasi.
Tak berselang lama, tensi kedua massa berangsur menurun.
Refly mengatakan semarah-marahnya menolak seharusnya jangan sampai melakukan kekerasan.
Orang yang melakukan kekerasan, menurut dia, sudah pasti tidak benar.
Apalagi, persoalan penolakan tersebut berkaitan dengan ucapan Rocky Gerung ke Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Tidak ada hubungan dengan dirinya.
Bagi dia, sepanjang hanya protes sebenarnya tidak apa-apa.
Tetapi jika protes dibarengi dengan melakukan kekerasan fisik sudah lain persoalan.
"Bukan persoalan kena lehernya, sekarang kalau kena mata gimana?. (Seumpama) Kacamata saya pecah ketika saya lagi mendelik, tiba-tiba pecahan masuk mata. Saya kena di sini (menunjuk leher), kan dekat sekali," kata Refly dilansir dari Tribun Jogja.
"Tapi ini pelajaran. Coba bayangkan kalau yang dilemparkan senjata tajam, ya kan. Untung cuma air mineral," imbuhnya.
Rocky Gerung turut menanggapi jalannya diskusi kebangsaan tersebut yang diwarnai penolakan massa.
Menurut dia, diskusi bertema korupsi tersebut merupakan diskusi antara peserta dengan yang bukan peserta.
Ia menganggap semua berhak mengekpresikan dalam bentuk pikiran maupun demonstrasi.
"Asalkan jangan pakai kekerasan. Tadi ada kekerasan, itu tidak bagus," ujar Rocky.
(Sumber TribunBengkulu)
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Aturan Baru MK Soal Mantan Narapidana Jadi Calon di Pilkada, Berikut Perubahannya |
![]() |
---|
CEO Tribun Network Dahlan Dahi Dinobatkan sebagai Tokoh Mediah Berpengaruh |
![]() |
---|
Ini 6 Waktu Terbaik dan Mustajab untuk Berdoa, Insya Allah Bikin Doa Cepat Terkabul |
![]() |
---|
Sekjen Apkasi Joune Ganda Buka Business Matching Komoditi dan Investasi Daerah di Tangerang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.