Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Minut

Kebakaran di Desa Kolongan Minut Sulawesi Utara, Ini Imbauan Yohanis Wangania

Kebakaran yang menimpa sebuah rumah di Desa Kolongan menjadi pelajaran. Masyarakat diminta mematikan kompor dan barang elektronik.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Hukum Tua Desa Kolongan, Yohanis Wangania, ikut membantu memadamkan api di salah satu rumah warganya yang terbakar di Jaga 5 Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (10/9/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Hukum Tua Desa Kolongan, Yohanis Wangania, ikut membantu memadamkan api di saat salah satu rumah warganya terbakar, Minggu (10/9/2023).

Yohanis Wangania menyebut, kebakaran menimpa sebuah rumah milik Sigarlaki-Midu di Jaga 5 Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

"Dalam rumah ini yang tinggal satu keluarga, suami istri dan dua orang anak," ucap Yohanis Wangania.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui.

"Kejadian sekitar pukul 10.30 Wita, saat itu saya di gereja dan mendapat informasi ada kebakaran, langsung datang," tambah Yohanis Wangania.

Ia mengaku hanya mengganti kemejanya dengan kaos dan langsung membantu petugas Dinas Pemadam Kebakaran Minut untuk memadamkan api.

"Dengan begitu saya memgimbauan untuk masyarakat supaya kalau keluar rumah matikan kompor dan elektronik lainnya agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ucapnya.

Selain itu, Yohanis Wangania juga mengimbau agar masyarakat tidak membakar rumput.

Kulit Kakinya Melepuh Akibat Kebakaran di Minut, Karen Sigarlaki Dibawa Keluarga ke Rumah Sakit

Rumah Karen Sigarlaki di Jaga 5 Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, terbakar, Minggu (10/9/2023).

Baca juga: Harga HP Oppo A54 Terbaru Edisi September 2023, Dijual Makin Murah, Turun hingga Rp 800 Ribu

Baca juga: Ramalan Shio Kerbau-Kambing-Tikus Pekan Ini 10-16 September 2023: Amankan Finansial

Akibat kebakaran tersebut, mobilnya hampir terbakar.

Selain itu, yang tersisa hanya pakaian yang menempel di badan.

Karen Sigarlaki dibawa oleh keluarga ke Rumah Sakit (RS) Tonsea karena kedua kakinya melepuh.

Ia diketahui tinggal di rumah tersebut bersama orang tua dan kakaknya.

Saat kebakaran, di rumah hanya ada Karen Sigarlaki dan ibunya, sedangkan sang ayah bersama kakaknya sedang ke gereja.

Karen Sigarlaki ketika ditenangkan keluarganya karena rumahnya di Jaga 5 Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, terbakar, Minggu (10/9/2023).
Karen Sigarlaki ketika ditenangkan keluarganya karena rumahnya di Jaga 5 Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, terbakar, Minggu (10/9/2023). (Tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved