Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

166 Hari Menuju Pilpres 2024 - Survei: 70 Persen Publik Dukung AHY Dampingi Anies

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan 70,3 persen dukungan publik yang setuju diduetkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
Kolase Tribun Manado/agusyudhoyono
Anies Baswedan (kiri) bersalaman dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara PKS belum lama ini. AHY mendapatkan 70,3 persen dukungan publik yang setuju diduetkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies itu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Surabaya - Teka-teki siapa figur paling cocok mendampingi Anies Baswedan maju Pilpres 2024 mulai terjawab.

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan 70,3 persen dukungan publik yang setuju diduetkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Demikian hasil penelitian Republik Survey Indonesia (RSI) akhir Juni 2023. Peneliti RSI Sufyanto mengungkapkan, untuk cawapres pendamping Anies misalnya.

Dalam simulasi RSI, memotret perhatian publik pada sosok AHY. Terdapat 70,3 persen masyarakat menyatakan bahwa AHY adalah sosok yang paling cocok mendampingi Anies.

"Penggabungan dua nama ini, di mata publik, menciptakan persepsi kuat sebagai dwitunggal," jelas dosen politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Lanjut dia, faktor cawapres menjadi penentu kesuksesan capres. Alasannya, belum ada figur capres yang memiliki elektabilitas dominan.

Bursa capres mengerucut pada tiga nama, yakni Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kalau dari tren semua hasil riset tidak ada yang dominan. Karena itu faktor pasangan cawapres yang sangat menentukan untuk mengungkit suara pemenangan," kata Sufyanto, Kamis (31/8/2023).

Hanya saja, bursa cawapres saat ini relatif cair. Lantaran belum ada satupun koalisi parpol pengusung capres yang sudah mengumumkan nama pendamping. Tokoh capres masih cenderung mencari calon pendamping yang ideal.

Dalam rilis resminya, Sufyanto memaparkan akhir Juni 2023 lalu pihaknya sempat melakukan survei nasional mengenai preferensi masyarakat terhadap kandidat cawapres untuk masing-masing tokoh.

Survei ini melibatkan 1.400 responden dari seluruh penjuru negeri dengan metode stratified random sampling. Sufyanto memaparkan, pihaknya mencoba memotret pasangan yang dinilai ideal oleh masyarakat.

Survei ini juga memotret kandidat cawapres untuk Prabowo yang selama ini beredar di publik. Dalam simulasinya, nama Menteri BUMN Erick Thohir dinilai paling berpeluang dengan angka 36,7 persen. Sementara untuk Muhaimin Iskandar berada di angka 26,8 persen.

"Dukungan basis pemilih Prabowo juga diberikan kepada AHY (13,9 persen), Airlangga Hartarto (7,8 persen), dan Ridwan Kamil (5,9 persen)," terangnya.

Sementara bagi Capres Ganjar Pranowo, hasil survei mengungkapkan beberapa temuan menarik. Nama-nama seperti Mahfud MD dengan elektabilitas 32,8 persen, Erick Thohir dengan elektabilitas 17,3 persen, dan Ridwan Kamil dengan elektabilitas 12,6 persen, muncul sebagai pilihan utama.

"Dukungan dari basis pemilih Ganjar juga diberikan kepada AHY (10,6 persen) dan Sandiaga Uno (10,8 persen). Meskipun begitu, ada juga sebagian masyarakat (10,8 persen) yang belum memutuskan pilihan pasangan mana yang akan mendampingi Capres Ganjar Pranowo," ujarnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved