Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut

Bayi 2,5 Tahun Langsung Jadi Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Jadi Korban Kecelakaan, Tewas Ditabrak Truk

Pasutri bernama Romi Yudistira dan Ajeng Kusula Wardani ini meninggalkan anak semata wayang yang baru berusia 2,5 tahun.

Editor: Indry Panigoro
via Tribun Style
Pasutri tewas tertabrak truk pengangkut minyak ilegal di Banyuasin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan terjadi di Banyuasin, Sumatera Selatan.

Karena kecelakaan ini, pasangan suami istri meninggal.

Akibatnya anak dari pasutri tersebut langsung jadi anak yatim piatu.

Pasangan suami istri itu tewas ditabrak truk.

Kedua korban bernama Romi Yudistira dan Ajeng Kusula Wardani .

Romi Yudistira dan Ajeng Kusula Wardani meninggal dunia dengan meninggalkan seorang anak yang masih kecil.

Umur anaknya berusia 2,5 tahun.

Anak laki-laki korban yang masih berusia 2.5 tahun, sekarang harus menjadi yatim piatu.

Bagaimaana kronologi kecelakan maut tersebut?

Pasutri tertabrak truk pengangkut minyak ilegal di Banyuasin
Pasutri tewas tertabrak truk pengangkut minyak ilegal di Banyuasin

Peristiwa kecelakaan yang menimpa pasangan suami istri (pasutri) di Banyuasin tengah menyita perhatian di dunia maya.

Pasutri bernama Romi Yudistira dan Ajeng Kusula Wardani ini tewas usai ditabrak sebuah truk diduga pengangkut minyak ilegal.

Tidak hanya itu, usai menabrak keduanya yang sedang mengendarai sepeda motor, truk ini sempat menghantam rumah warga.

Peristiwa kecelakaan ini diketahui terjadi di Jalan Lintas Rt. 35, Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin, Selasa (22/8/2023).

Dari informasi di lapangan, truk modifikasi yang diduga mengangkut minyak ilegal tersebut awalnya diketahui melaju dari arah Palembang menuju ke Betung.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk diduga hilang hilang kendali dan melaju ke arah kanan hingga langsung menghantam sepeda motor yang dikendarai Romi Yudistira dan Istrinya Ajeng.

"Kejadian saat azan subuh."

"Ketika itu terdengar suara keras dan ternyata truk tabrak motor lalu tabrak rumah warga," ujar Abdul Hamid, warga setempat saat ditemui awak media.

Pasutri tewas tertabrak truk di Banyuasin tinggalkan anak yang masih batita
Pasutri tewas tertabrak truk di Banyuasin tinggalkan anak yang masih batita

Motor yang dikendalikan korban, diduga sempat terseret beberapa meter dari lokasi awal mereka ditabrak truk.

Kerasnya benturan membuat pasutri ini langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tidak hanya itu sepeda motor yang dikendarai keduanya mengalami kerusakan parah.

Usai menabrak kedua korban, truk tersebut turut menyasar salah satu rumah milik warga sekitar.

Laju truk baru berhenti setelah menabrak rumah warga yang dijadikan tempat usaha las.

Korban Romi Yudistira diketahui merupakan guru PJOK di MTs Negeri 1 Banyuasin.

Sedangkan istrinya Ajeng Kusula Wardani merupakan Sekretaris dari organisasi Percasi Banyuasin.

Tinggalkan anak yang masih kecil

Kepergian Romy dan Ajeng ternyata meninggalkan luka mendalam untuk pihak keluarga.

Keduanya harus meninggalkan anak mereka yang diketahui masih berusia 2.5 tahun.

Aibat peristiwa kecelakaan yang dialami kedua orang tuanya, sekarang sang anak harus menjadi yatim piatu.

"Korban ada anak laki-laki yang masih kecil."

"Karena kedua orangtuanya meninggal, dia jadi yatim piatu," ujar rekan kerja korban bernama Edi.

Ketika mendatangi rumah duka, terlihat rekan kerja korban sudah berdatangan untuk melayat.

Rekan kerja mengaku terkejut dengan musibah yang menimpa Romi dan Ajeng.

Terlebih, kedua korban meninggalkan anak yang berusia masih batita.

Kasus Lainnya - Truk Terguling, Warga Malah Jarah Muatan Susu, Pemilik Kuak Fakta Tak Terduga: Mau Dibuang

Kasus penjarahan lagi-lagi terjadi, kali ini datang dari Indramayu, Jawa Barat.

Sebuah truk berisi susu awalnya terguling di Jalan Raya Langut pada 21 Agustus 2023.

Akibatnya, ribuan kaleng susu berserakan di jalan dan dijarah oleh warga.

Ya, viral di media sosial sebuah truk muatan susu kaleng Bear Brand mengalami kecelakaan.

Ribuan susu kaleng pun berserakan di jalanan.

Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Jalan Raya Langut, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu pada Senin (21/8/2023).

Warga di Indramayu yang mengambil susu kemasan kaleng Bear Brand setelah truk yang membawa susu tersebut mengalami kecelakaan
Warga di Indramayu yang mengambil susu kemasan kaleng Bear Brand setelah truk yang membawa susu tersebut mengalami kecelakaan (via TribunCirebon.com)

Berdasarkan rekaman video yang beredar, ribuan susu yang berserakan menjadi rebutan warga.

Para warga jarah susu Bear Brand yang berserakan di jalan.

Banyak yang menjarah susu dengan menggunakan ember bahkan karung untuk dibawa pulang.

Tidak sedikit netizen yang memberikan komentar negatif perihal kejadian tersebut.

Di sisi lain, saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Indramayu, perwakilan pihak perusahaan, Dasim mengaku tidak mempermasalahkan soal kejadian itu.

Menurut Dasim, susu kaleng itu dianggap telah rusak dan tidak layak jual.

Selain itu, kata Dasim, susu-susu kaleng tersebut sebenarnya adalah barang pengembalian namun kondisinya memang masih bagus.

Pihak perusahaan itu sudah tidak menggunakan susu itu lagi atau berencana akan dibuang.

"Awalnya kami berpikir barang itu mau kami buang. Namun jika dibawa percuma akan menjadi sampah karena sudah ada yang bocor dan pecah. Hingga kami membiarkan warga mengambilnya," ujar dia.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Bagus Yudo Setyawan mengatakan, kecelakaan yang dialami truk mengangkut susu kaleng tersebut merupakan laka lantas tunggal.

Kejadian berawal, saat truk melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta.

Di lokasi kejadian, truk hilang kendali dan menabrak median jalan karena sopir mengantuk.

Truk pun banting stir ke kiri hingga akhirnya terguling.

"Diduga kecelakaan ini terjadi akibat pengemudi mengantuk hingga tak dapat menguasai kemudinya," ujar dia.

AKP Bagus Yudo Setyawan memastikan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka.

Sementara sopir dan kernet, kondisinya sehat hanya mengalami trauma.

"Saat ini bangkai truk yang sempat terguling sudah berhasil dievakuasi ke polsek Lohbener," ujar dia.

Sejumlah warga menjarah susu kaleng bermerek Bear Brand dari truk yang kecelakaan di Jalan Raya Langut, Kecamatan Lohbener, Indramayu, Jawa Barat
Sejumlah warga menjarah susu kaleng bermerek Bear Brand dari truk yang kecelakaan di Jalan Raya Langut, Kecamatan Lohbener, Indramayu, Jawa Barat (Instagram @indramayuupdate)

Diolah dari artikel Sripoku.com dan TribunCirebon.com 

Sumber: Sriwijaya Post

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com 

Baca Berita Lainnya di: Google News

Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved