Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Roma 15:14-21, Kemegahan Orang Merdeka

Tentu saja dalam arti real burung itu tidak pernah merasa sombong, karena dia tidak punya kesadaran diri seperti manusia.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
pixabay.com
Bacaan Alkitab Roma 15:14-21, Kemegahan Orang Merdeka 

Kemegahan diri yang seringkali terlihat dalam pelayanan, jelas sangat kontras dengan maksud Paulus ini.

Hal yang unik ketika Paulus berkata pula, bahwa ia malah bermegah dalam kesengsaraan (Roma 5:3; Kolose 1:24).

Sebenarnya apa yang kita megahkan dalam pelayanan kita? Semua hanya karena anugerah saja (1 Korintus 15:10).

Memang ada godaan untuk merasa berjasa, merasa sudah bekerja keras, merasa sudah banyak berkorban dalam pelayanan.

Misalnya ada yang berkata “Kalau bukan saya...” atau “Untung ada saya...”, dan sebagainya.

Sikap duniawi ini, kadang-kadang masih bisa berbisik dalam hati kita.

Matthew Henry menulis, “It is common for those that are farthest from God, to boast themselves most of their being near to the Church.

” Ketika memikirkan ini saya teringat lagu klasik, “Kasih itulah yang panjang sabar, kasih itulah penyayang, tak dengki megah diri, tak sombong tak pemarah.

Kasih itulah selama-lamanya.” Kalau begitu, sudahkah kita bersyukur bahwa kita pun boleh bermegah di dalam Dia?

Inspirasi: Orang yang sudah dimerdekakan dari kemegahan diri, akan sangat bebas dan tulus untuk memegahkan Tuhan, satu-satunya yang layak dipuji dan diagungkan itu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved