Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Keluaran 23: 20-33, Merdeka, Lihat ke Depan!
Pemuda pemudi harus melihat ke depan, disertai tanggung jawab yang besar untuk mengisi kemerdekaan.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Tuhan telah melepaskan mereka dari berbagai bencana, dan mengamankan mereka dari agresi Firaun di masa silam, tentu saja Ia menjamin perjalanan hidup mereka selanjutnya.
Tetapi kadangkala mata hati mereka tertutup seperti orang yang tak berpengharapan.
Penglihatan rohani mereka tertutupi oleh kesukaran di padang gurun, sehingga mereka sulit melihat berkat di baliknya.
Mereka sulit melihat berkat di tanah Kanaan yang dijanjikan itu.
“Jika mereka setia beribadah kepada Allah, mereka beroleh jaminan makanan minuman, umur panjang, dan berkat lainnya.” (John Hannah).
Allah mau mengajar mereka untuk berpegang teguh pada janji firman Tuhan yang tak pernah berubah.
Seperti tekad pemazmur, “Bagianku ialah Tuhan, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu.” (Mazmur 119:57).
Kekristenan bukan suatu agama yang semu, tetapi memiliki mata iman kepada Allah yang kekal dan pasti di dalam Kristus.
Setiap orang percaya terarah ke Rumah Bapa, tempat perhentian yang kekal itu (Yoh. 14:1-3; Ibr. 4:10).
Memang kita masih harus bergumul dengan segala kesukaran dan penderitaan, namun itu semua hanyalah sementara.
Yesus Kristus yang tidak pernah berubah itulah, yang menjadi pengharapan yang mulia dan kekal (Ibrani 13:8; Roma 8:18).
Sekarang kita bagaimana? Apakah benar mata kita terus memandang ke depan?
Inspirasi: Orang merdeka yang melihat ke belakang, ke atas, ke dalam, dan ke luar, sudah pasti memiliki tatapan yang visioner ke masa depan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bacaan-alkitab-rabu-17-agustus-2022-yohanes-836-benar-benar-merdeka.jpg)