Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen 2 Raja-raja 4: 1-7, Tuntas

Hal ini sulit dipahami secara logika, bagaimana mungkin minyak di buli-buli bisa memenuhi banyak bejana dan berhenti mengalir saat semua bejana penuh.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Pexels.com/ Photo by Luis Quintero
Renungan Harian Kristen 2 Raja-raja 4: 1-7, Tuntas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian Kristen kali ini bejudul cukup singkat yaitu Tuntas.

Ayat Alkitab yang menjadi referensi diambil dalam 2 Raja-raja 4: 1-7.

“Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak."” (2Raj 4:2 TB)

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Mazmur 91:14, Miliki Selalu Hati yang Melekat kepada Tuhan

Seorang janda di sebuah desa hidup sangat terbatas dengan 2 orang puteranya.

Suaminya meninggal saat kedua anaknya masih kecil.

Beberapa teman berusaha membantunya dengan patungan membelikan peralatan untuk produksi snack.

Dengan bantuan itu usahanya jualan snack makin maju dan bisa membayar hutangnya dan bisa melangsungkan kehidupannya.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, 1 Tawarikh 29:6, Pemimpin yang Rela Berkorban

Perikop di atas juga bercerita tentang kesulitan seorang janda nabi yang hidup terlilit hutang dan kedua anaknya terancam dijadikan budak.

Bagaimana Nabi Elisa menolong istri anak buahnya tersebut?

Nabi Elisa mendengarkan dengan penuh perhatian dan menanyakan apa yang dipunyai si janda untuk modal iman menyelesaikan masalahnya (ayat 2).

Ibu itu sangat miskin, tinggal memiliki satu buli-buli minyak (mungkin sangat sedikit).

Baca juga: Renungan Harian Kristen 1 Tawarikh 29:4-5, Ungkapan Syukur Salomo Berupa Bait Allah yang Megah

Elisa menolong tetapi dengan memberi kail bukan ikannya.

Dia meminta si janda dan anak-anaknya meminta bejana-bejana pada tetangga (bejana pada umumnya berukuran jauh lebih besar dari pada buli-buli).

Dengan mujizat Tuhan semua bejana terisi penuh dengan minyak.

Ada kerja keras dan sinergi si ibu dan anak-anaknya untuk meminta bejana dan menuangnya hingga bejana terakhir dan minyak berhenti mengalir (ayat 3-6).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved