Berita Heboh
Berikut 12 Tersangka Sindikat Perdagangan Ginjal Internasonal, Ada Polisi Hingga Petugas Imigrasi
Keempat petugas itu terlibat dalam upaya membantu meloloskan pelaku sindikat perdagangan ginjal.
Para petugas imigrasi tersebut menyediakan jalur cepat atau fast track.
Sebagai imbalannya, keempat petugas imigrasi itu mendapatkan bayaran masing-masing Rp 3,5 juta.
"Mereka (oknum Imigrasi) memperlancar keberangkatan mereka (sindikat dan korban) ke Kamboja. Karena sebagaimana diketahui harusnya ketat, mereka memberikan sejumlah uang sehingga pemeriksaannya longgar," ungkap Hengki.
Diberitakan sebelumnya, perburuan polisi untuk menangkap sindikat perdagangan ginjal internasional ternyata tak berjalan mulus.
Kombes Hengki mengatakan, penyidik mulanya mendapatkan informasi tentang keberadaan 14 WNI di Kamboja.
Ke-14 WNI itu terdiri dari pelaku dan korban TPPO yang hendak melakukan praktik transplantasi ginjal.
"Misi pertama adalah bagaimana menyelamatkan agar tidak terjadi transplantasi (ginjal) itu, mencegah," kata Hengki kepada wartawan, Sabtu (22/7/2023).
Namun, sambung Hengki, informasi tentang keberadaan para pelaku dan korban TPPO itu bocor.
"Ternyata sampai sana ini bocor, ditambah lagi birokrasinya sangat sulit di Kamboja," ujar dia.
Setelahnya, sindikat TPPO ini langsung membawa para pendonor ginjal keluar dari rumah sakit dan diinapkan di hotel dekat Bandara Pnom Penh.
"Kemudian disewakan mobil kendaraan untuk jalan darat ke Vietnam, dari Vietnam baru ke Malaysia, Malaysia ke Bali," ungkap Hengki.
Pada akhirnya tim gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri berhasil menangkap sindikat TPPO ini di Surabaya, Jawa Timur.
"Begitu sampai ke Indonesia, tim dari Kamboja, tim Jatanras langsung tangkap di Surabaya," ucap Hengki.
Oknum polisi berinisial Aipda M alias D turut terlibat dalam kasus perdagangan ginjal internasional.
Bersama 11 tersangka lainnya, Aipda M telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/4-fakta-terkait-kasus-jual-beli-ginjal-jaringan-Internasional.jpg)