Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minut Sulawesi Utara

Begini Kata Pengamat Pariwisata Soal Kurangnya Wisatawan Nginap di Homestay Likupang  Minut

Sektor pariwisata di Sulawesi Utara masih perlu mendapat perhatian lebih oleh Pemerintah.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
IST
Ketua Asosiasi Pariwisata (Asita) Sulut Moudy Paat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sektor pariwisata di Sulawesi Utara masih perlu mendapat perhatian lebih oleh Pemerintah.

Padahal, potensi wisata di Sulut sangat banyak dan beragam. Pembangunan sejumlah fasilitas penunjang seperti Homestay bagi wisatawan di Likupang, Minahasa Utara (Minut) masih belum cukup menggeliatkan pariwisata.

Pengamat Pariwisata, juga Ketua Asosiasi Pariwisata (Asita) Sulut Moudy Paat menilai sektor pariwisata merupakan hal yang sangat penting dalam menggerakan pembangunan dan ekonomi di Sulut.

"Ini tentu perlu menjadi perhatian kita bersama, sebab untuk menggeliatkan pariwisata perlu dipersiapkan berbagai hal penunjang," kata Moudy kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (30/7/2023).

Diantaranya, kata Moudy, adalah Fasilitas ditempat wisata, seperti adanya akomodasi dan Homestay bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

Tentu pembangunan ratusan homestay di Likupang Minut oleh pemerintah patut diapresiasi. Namun, menurut Moudy membangun homestay saja tidak cukup.

"Perlu diperhatikan apa saja fasilitas penunjang didalamnya, seperti kenyamanan di homestay, setiap homestay perlu dipasang AC, karena ada beberapa wisatawan yang tidak terbiasa dengan udara panas pinggir pantai," ujar Moudy.

Selain itu, ia menyorot faktor kebersihan dilokasi wisata. Beberapa tempat wisata yang saya kunjungi terdapat banyak sampah dedaunan dan plastik.

"Ini tentu menjadi kesan negatif bagu wisatawan yang datang," katanya.

Kendati begitu, dirinya mengatakan, selain memperhatikan fasilitas penunjang pariwisata dan kesiapan masyarakat menyambut wisatawan.

Untuk menggeliatkan sektor pariwisata pemerintah perlu melakukan promosi-promosi pariwisata secara aktif.

Baik itu promosi tempat wisata popular di Sulut maupun melaksanakan iven-iven pariwisata.

"Ini tentu akan menarik wisatawan datang berkunjung ke Sulut, melihat langsung tempat-tempat wisata yang luar biasa, dan paling penting mereka betah berlama-lama lokasi tersebut," jelas Moudy.

Ia pun berharap dan mendukung, supaya pemerintah lebih aktif lagi melakukan promosi pariwisata bekerjasama dengan stakeholder terkait, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

"Ini supaya sektor pariwisata kita tumbuh terus untuk menunjang pembangunan dan perekonomian di daerah," tandas Ketua Asita Sulut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved