Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Ulangan 28:2-6, Berkat Melimpah Dalam Segala Hal

Jadi Allah kita sangat moderat. Dia mempersilahkan kita memilih sesuai dengan keinginan kita.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Gramedia
Ilustrasi Alkitab 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini diambil dari kitab Ulangan 28:2-6.

Judul khotbahnya cukup sederhana Berkat Melimpah Dalam Segala Hal.

Siapa manusia yang tidak ingin diberkati? Secara normatif, manusia normal yang percaya pada Tuhan pasti mau diberkati oleh Tuhan.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yoel 2:27 - Tuhan Adalah Allah Dan Tidak Ada Yang Lain

Tak ada manusia yang mengingini kutuk atau dikutuk.  Apalagi kutuk dari Tuhan.

Musa menyatakan bahwa kunci jika kita ingin hidup diberkati adalah mendengar firman Tuhan dan melakukannya dengan setia.

Jika tidak, maka kita akan menerima kutuk. Allah tidak memaksakan kehendak kepada umat-Nya.

Allah memberikan pilihan kepada umat-Nya memilih apakah mau mengambil berkat atau kutuk, dengan konsekwensinya masing-masing.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yoel 2:23-24, Bersorak-soraklah dan Bersukacitalah Karena Tuhan!

Jadi Allah kita sangat moderat. Dia mempersilahkan kita memilih sesuai dengan keinginan kita.

Memang secara normal, manusia menolak kutuk. Tetapi terkadang manusia mendua hati.

Ingin berdiri di 2 kaki atau cenderung ambivalen. Hati dan mulutnya mengingini berkat, tetapi hidupnya justeru menuju kutuk. Yakni dengan melakukan yang jahat, berdosa dan melawan Tuhan.

Hidup berbuat dosa, tetapi berharap Allah memberkati. Ini pasti tidak mungkin. Orang jahat tetaplah jahat. Dia pasti menerima kutuk.

Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yoel 2:23-24, Bersorak-soraklah dan Bersukacitalah Karena Tuhan!

Sebaliknya, jika kita memilih ingin menerima berkat, maka konsekwensinya adalah kita harus mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya dengan hati yang tulus dan murni, setia dan taat pada-Nya.

Lakukan firman Tuhan dengan baik dan benar, sesuai kehendak-Nya. Maka pasti, berkat menanti dan menjadi milik kita.

Nabi Musa mengajarkan bahwa berkat melimpah dalam segala hal akan menjadi milik orang percaya yang setia pada-Nya.

Di mana saja kita berada, ke manapun kita pergi, entah di kota atau di ladang, di darat, laut dan udara, pasti Tuhan melindungi dan memberkati secara heran dan dahsyat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved