Senin, 25 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Malam Markus 14:26-31, Statement Kedagingan

Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
ALKITAB: Foto ayat Alkitab. Renungan harian Kristen 

Ringkasan Berita:
1.Berikut renungan harian Kristen berjudul statement kedagingan.

‎2.Firman Tuhan dalam Markus 14:22-25

3.Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pagi dan malam hari adalah waktu yang tepat untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan.

Sebab kita akan dijaga setiap hari. 

Supaya kita bisa memahami apa yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.

Baca juga: Renungan Malam Markus 14:22-25, Perjanjian Baru

Berikut renungan harian Kristen berjudul statement kedagingan.

Ditulis oleh Zandy Keliduan dalam moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan dalam Markus 14:26-31.

Kata Petrus kepada-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." (Markus 14:29)

Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.

"Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." (ayat 29).

 "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." (ayat 31).

Yesus sampai menegur dia dengan keras, “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, (Lukas 22:31).

Apa yang Petrus pikirkan itu adalah pikiran iblis untuk meyakinkan bahwa Yesus akan disalibkan adalah karena iblis sehingga Petrus merasa bahwa ia mampu melawan serangan iblis dan tidak terguncang.

Bukan! peristiwa penyaliban merupakan saat yang paling penting dari semua waktu dalam alam semesta ini, karena inilah masa di mana Allah mencurahkan semua murka-Nya kepada Yesus untuk mendamaikan diriNya dengan manusia!

Bukan karena kekuatan iblis atau kesalahan Yesus!!!

Sikap Petrus adalah kebodohan, kesombongan dan keangkuhan, merasa diri kuat, dan merasa diri lebih hebat dari rekan-rekan rasul lainnya sehingga dimanfaatkan oleh iblis untuk menampi dia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved