Sangihe Sulawesi Utara
Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Hary Wolff Harapkan Masyarakat Manfaatkan Informasi BMK
Sebagai salah satu penyelenggaraan peran BMKG dalam program kerja yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe
Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebagai salah satu penyelenggaraan peran BMKG dalam program kerja yang bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe, menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), yang melibatkan nelayan di Sangihe.
Sekertaris Daerah (Sekda) Sangihe Melanhcton Hary Wolff, yang membuka secara resmi agenda tersebut, di ruang serba guna Rumjab Bupati Sangihe, Kamis (6/7/2023).
"Kepulauan Sangihe merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Philipina, dengan letak geografis sangat mempengaruhi keadaan cuaca yang
berdampak pada kondisi laut yang sering mengalami angin badai dan gelombang yang tinggi," ungkap Sekda dalam sambutanya.
Tentunya, hal tersebut selalu berdampak bagi kondisi lingkungan dan pemukiman penduduk yang rawan akan bencana serta mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat terutama bagi mayoritas penduduk yang bermata pencaharian sebagai Nelayan.
"Hal ini sering menjadi kendala bagi para nelayan yang ingin melaut dan beberapa insiden akhirnya terjadi di laut bahkan sampai memakan korban jiwa," sambungnya.
Dengan adanya informasi BMKG semestinya bisa dimanfaatkan oleh semua sektor terutama sektor kelautan termasuk Sektor Kelautan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
"Melalui Sekolah Lapang Cuaca untuk Nelayan yang dilaksanakan oleh BMKG saat ini akan sangat membantu para nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang jika berlayar sampai dalam waktu yang cukup lama di laut dapat mengetahui peta daerah penangkapan ikan dan dapat mengetahui informasi cuaca selama pelayarannya," beber Sekda.
Di akhir sambutanya, Pemerintah berharap agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan rutin setiap tahun di Kabupaten Kepulauan Sangihe karena nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe ini sangat banyak dan tersebar di berbagai kecamatan.(Nel)
Baca juga: Anggota DPRD Manado Sebut Penertiban Badut di Jalan Tidak Sesuai Perda: Mereka Orang Kreatif
Baca juga: Anies Baswedan Didukung 170 Purnawirawan TNI Polri, Sebut Capres Perubahan
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Peserta-SLCN-yang-merupakan-para-Nelayan-tersebar-di-Kabupaten-Sangihefdhfghfgh68hkhjk.jpg)