Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

GMIST

Ribuan Pemuda GMIST 'Birukan' Tahuna, Michael Thungari: Pemuda Hilang Semangat, Masa Depan Terancam

Suasana Kota Tahuna meriah pada Minggu (12/04/2026).  Ribuan pemuda yang tergabung dalam Pelka Pemuda Sinode GMIST tumpah ruah di jalan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
PELKA - Perayaan Selebrasi Paskah Pelayanan Kategorial (Pelka) Pemuda Sinode GMIST berlangsung penuh sukacita dan kemeriahan di Lapangan Gesit Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, Minggu (12/04/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Suasana Kota Tahuna meriah pada Minggu (12/04/2026). 
  • Ribuan pemuda yang tergabung dalam Pelayanan Kategorial (Pelka) Pemuda Sinode GMIST tumpah ruah di jalanan.
  • Keramaian ini tercipta dalam rangka merayakan Selebrasi Paskah.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TAHUNA - Suasana Kota Tahuna meriah pada Minggu (12/04/2026). 

Ribuan pemuda yang tergabung dalam Pelayanan Kategorial (Pelka) Pemuda Sinode GMIST tumpah ruah di jalanan.

Keramaian ini tercipta dalam rangka merayakan Selebrasi Paskah.

Kemeriahan dimulai dengan aksi pawai Paskah yang mengambil titik start dari Peltu Boulevard Tahuna.

Massa yang didominasi generasi muda ini berjalan kaki menuju pusat kegiatan di Lapangan Gesit Tahuna, menciptakan pemandangan luar biasa yang menarik perhatian warga sekitar.

Hadir di tengah-tengah sukacita tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, didampingi Ketua TP PKK, Cherry Thungari Soeyoenus.

Dalam pidatonya, Bupati Michael memberikan pesan mendalam mengenai peran vital generasi muda sebagai tulang punggung daerah.

Bupati mengingatkan bahwa masa depan pembangunan sangat bergantung pada api semangat para pemuda.

Ia mewanti-wanti agar energi positif ini jangan sampai padam.

“Jika pemuda kehilangan semangat dan energi, maka masa depan akan menjadi sangat bergantung. Karena itu, semangat harus terus dijaga dan diwariskan,” tegas Thungari di hadapan ribuan peserta.

Tak hanya soal seremonial, Michael memaknai Paskah sebagai titik balik kehidupan bagi umat manusia setelah kemenangan Kristus atas maut.

“Selebrasi Paskah adalah ekspresi iman yang hidup. Kita dipanggil menjadi terang dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Di era digital, Bupati juga menantang para pemuda GMIST untuk lebih kreatif.

Ia berharap kemajuan teknologi digunakan untuk mempromosikan kekayaan hayati dan budaya Sangihe ke mata dunia melalui konten-konten positif.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved