Manado Sulawesi Utara
Jemaat GPdI Narwastu Manado Rayakan Ibadah Perjamuan Kudus, Ingat Pengorbanan Yesus Kristus
Jemaat GPdI Narwastu Mahakeret, Manado, melaksanakan ibadah perjamuan kudus. Para jemaat diminta mengingat pengorbanan Yesus.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Jemaat GPdI Narwastu Mahakeret, Kota Manado, Sulawesi Utara, melaksanakan ibadah perjamuan kudus, Minggu (2/7/2023).
Ibadah ini dilaksanakan setiap minggu pertama bulan.
Ibadah dimulai dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin Worship Leader Pricilia Karisoh, Pregita Masoara dan Singers Lisa Lamadendreng.
Jemaat begitu bersukacita dan mengangkat tangan memuji kebesaran Tuhan Yesus.
Setiap kata-kata dari lagu, dinyanyikan dengan penuh penghayatan.
"Ajaib kau Tuhan, Agung, dan Perkasa Kau sumber kemenanganku,"
Ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Firman Tuhan yang dibawakan oleh Pendeta Jois Lantu.
Ayat tema diambil dalam Efesus 6: 10 yang berbunyi, "Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya".
Pendeta Jois Lantu menjelaskan, saat ini kita berada dalam masa kesukaran seperti yang tertulis di Alkitab.
Oleh karenanya, dia mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa kuat dalam Tuhan.
Baca juga: 73 Rumah Rusak, 1 Warga Meninggal, 22 Orang Terluka, Dampak Gempa M 6.4 di Yogyakarta 30 Juni 2023
Baca juga: Perkemahan Karya Pemuda Gereja 2023 Hentak Sulawesi Utara, Puluhan Ribu Orang Bakal Ikut Serta
"Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan, tapi kita harus kuat selalu bersama Tuhan," jelasnya
Dia pun percaya, jika di tengah kesukaran, Tuhan Yesus selalu bersama anak-anak-Nya yang berharap dan percaya sungguh.
"Kita saat memasuki masa sukar dan masa sulit. Oleh karena di tengah kesulitan ini Tuhan Yesus mengasih kita," jelasnya
Pendeta Jois Lantu pun menekankan jika berjalan dengan Tuhan selalu ada mukjizat dan kita makin lama makin kuat dengan kuasaNya
"Tuhan Yesus sumber kekuatan setiap orang percaya," ujarnya.

Usai mendengarkan Firman Tuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Perjamuan Tuhan.
Jemaat menghayati bagaimana pengorbanan Yesus di kayu salib yang mati untuk semua manusia.
Mereka minum roti dan anggur yang diberikan oleh para pelayan Tuhan.(*)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Ada yang Tak Didatangi Keluarga, Komandan TNI AL Hibur Siswa Dikmata Saat Pelantikan di Manado |
![]() |
---|
Kisah Gen Z Jualan Kopi Keliling di Kota Manado, Sebut Gengsi Bikin Tak Bisa Makan |
![]() |
---|
Belajar bersama Mahasiswa Faperta Unsrat Manado Sentuh Anak-Anak yang Belum Merasakan Bangku Sekolah |
![]() |
---|
Warga Bitung Rela Jual Motor Demi Bisa Kerja di Kamboja, Janji Beli Mobil Kalau Sudah Gajian |
![]() |
---|
Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado Gagalkan 2 Warga Sulawesi yang Hendak ke Kamboja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.