Breaking News
Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Sering Bertemu, Jokowi Dinilai Lebih Mendukung Prabowo Subianto Ketimbang Ganjar Pranowo

Pertemuan yang intens seolah menandakan dukungan Joko Widodo lebih ke Prabowo daripada Ganjar. Bahkan Jokowi dinilai bisa ambil andil.

Editor: Isvara Savitri
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay via Kompas.com
Jokowi dan Prabowo Subianto Bertemu di Istana, 3 Kali Bicara Empat Mata dalam Sebulan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu terakhir pertemuan Presiden RI, Joko Widodo, dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menuai sorotan.

Mereka dinilai sering bertemu akhir-akhir ini.

Bahkan, pertemuan Jokowi dan Prabowo dinilai mengindikasikan sikap memihak.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedy Kurnia Syah.

Di kubu PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo adalah harapan untuk meneruskan kepemimpinan Jokowi.

Namun, sikap Jokowi dinilai seolah lebih memberikan dukungan kepada Prabowo.

"Ada dua tokoh yang ia (Jokowi) harapkan dapat teruskan kepemimpinan nasional, Ganjar dan Prabowo. Tetapi Ganjar, seolah tidak begitu mendapat dukungan pasca dideklarasikan PDI-P," ujar Dedy ketika dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (28/6/2023).

"Jokowi terkesan tidak ingin ada yang lebih mengontrol Ganjar selain dirinya, itulah sebab Prabowo cenderung lebih ia dukung akhir-akhir ini," kata dia.

Dedy menuturkan, intensitas pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo jelas mengarah kepada dukungan itu.

Dia pun menilai Jokowi nantinya bisa saja ikut andil dalam menentukan laju politik Prabowo, termasuk memilih bakal calon wakil presiden (cawapres).

Selain itu, Dedy juga melihat ada kesan Presiden Jokowi melihat sisi Prabowo yang memiliki kontrol sendiri untuk urusan maju sebagai calon presiden (capres) Pemilu 2024.

Sebab, selain merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo juga sudah menegaskan sejak awal dia siap maju sebagai bakal capres.

"Termasuk itu, itulah mengapa Jokowi lebih siap mendukung Prabowo. Jika dukungan pada Ganjar diteruskan maka kemudian hari Megawati yang akan menguasai Ganjar, bukan Jokowi," ungkap Dedy.

Lebih lanjut, dia pun menilai baik Jokowi maupun Prabowo sama-sama memiliki kepentingan jangka panjang.

Baca juga: Kumpulan Kata-kata Mutiara Kristen Tentang Kasih Tuhan Yesus

Baca juga: Honda Care, Solusi Saat Motor Mengalami Kendala di Jalan

Prabowo memerlukan dukungan Jokowi karena ada imbas elektoral.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved