RHK Rabu 28 Juni 2023
Bacaan Alkitab - 1 Petrus 2:5 Rumah Rohani Untuk Imamat Kudus
Yesus adalah Batu Yang Hidup. Dan kehidupan-Nya di dunia adalah untuk manusia, yakni menghidupkan manusia baik di bumi
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
1 Petrus 2:5
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yesus adalah Batu Yang Hidup. Dan kehidupan-Nya di dunia adalah untuk manusia, yakni menghidupkan manusia baik di bumi maupun di sorga.
Dia menjadi jaminan kehidupan manusia. Dia menunjukkan konsistensi kasih-Nya kepada manusia, sampai rela mati sebagai korban untuk menjamin keselamatan kehidupan umat manusia yang percaya pada-Nya.
Jadi, Dia adalah Batu Yang Hidup untuk menuntun manusia hidup dalam kebenaran agar menikmati berkat dan keselamatan kekal.
Atas pengorbanan Yesus, cinta dan kasih-Nya akan manusia, Dia berkenan memakai orang percaya yang adalah hamba-Nya agar menjadi duta dan mitra Kristus di dunia.
Yakni bahwa para hamba-Nya yaitu semua orang yang percaya pada-Nya harus hidup sebagai rumah rohani yang memancarkan kebaikan dan kasih Kristus kepada sesamanya.
Jadi, semua orang Kristen haruslah menjadi rumah rohani bagi semua orang. Sehingga, kehidupan para hamba Kristus ini mendatangkan keteduhan hati, ketenangan, kedamaian dan kesukacitaan bagi semua orang yang ada di sekitarnya.
Semua orang yang datang ke rumah rohani yaitu kita sebagai orang Kristen, akan mengenal Kristus, menjadi percaya, beriman, setia dan taat pada-Nya.
Dengan demikian, rumah rohani yang adalah kita ini, akan menjadi berkat bagi semua orang dan mendatangkan keselamatan bagi sesama yang belum mengenal Kristus.
Artinya bahwa ketika orang yang mengenal Kristus melihat dan datang ke rumah rohani ini, mereka menjadi percaya pada-Nya.
Itulah yang dimaksudkan oleh Rasul Petrus tentang kita sebagai rumah rohani yang harus menjadi Imamat Kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani kepada Kristus sesuai dengan perkenanan Allah, Bapa kita.
Rumah rohani harus menjadi Imamat kudus, yang memenangkan dan menyelamatkan banyak jiwa untuk datang kepada Kristus. Sehingga keselamatan sempurna dan berkat kasih karunia menjadi milik semua orang.
Maksud dari semuanya ini adalah setiap orang percaya harus menjaga kekudusan hidupnya agar selalu bersih, tulus, murni dan berkenan kepada Allah, serta selalu mempermuliakan nama-Nya.
Kita harus melaksanakan tugas keimamatan di dunia, demi membawa banyak orang kepada Kristus, sebagai satu-satunya jalan keselamatan umat manusia.
Hal ini mengajarkan kepada semua orang Kristen bahwa Kekristenan kita tidaklah ekslusif (tertutup dan khusus), tapi inklusif (terbuka). Bahkan universal (menyeluruh atau untuk umum).
Karena itu, Kekristenan tidak boleh hanya dimiliki sendiri. Tapi harus juga memancar dan bercahaya keluar, menerangi semua orang. Maka kita tidak boleh egois.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/cds9c8s4cz.jpg)