Manado Sulawesi Utara
Berikut Harga Terbaru Ikan di Manado Sulawesi Utara, Sudah Turun Lantaran Stok Melimpah
Kini warga bisa mendapatkan ikan dengan harga cukup murah. Para pedagang pun senang, lantaran dagangan ikan merela lancar.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca di Manado Sulawesi Utara perlahan membaik. Pun di laut.
Kini nelayan sudah berani untuk kembali melaut mencari ikan.
Akibatnya stok ikan laut di Manado kembali meningkat.
Baca juga: Harga Ikan Turun di Pasar Bobo Manado Sulawesi Utara, Berikut Daftar Terbaru
Dampaknya, harga ikan pun ikut menurun.
Kini warga bisa mendapatkan ikan dengan harga cukup murah.
Para pedagang pun senang, lantaran dagangan ikan merela lancar.
Artinya perputaran uang mereka juga menjadi lancar.
Baca juga: Abon Ikan Tuna Produk UMKM Binaan PLN Tembus Pasar Internasional
Sempat naik akibat cuaca ekstrem, kini harga ikan di Pasar Bobo, Kota Manado, Sulawesi Utara, kembali turun.
Hal itu diungkapkan oleh seorang pedagang ikan bernama Linda kepada tribunmanado.co.id, Sabtu (24/6/2023).
Linda menuturkan harga ikan kembali ke harga sebelumnya.
"Sempat naik, tapi saat ini harga ikan lagi turun," ujar Linda.
Baca juga: Kejari Manado Targetkan 2 Kasus Korupsi Selesai Tahun 2023, Ada Korupsi Ikan Kaleng dan Incenator
Dia menjelaskan penyebab harga ikan turun karena saat ini stok di pasar sangat banyak.
"Ikan lagi melimpah saat ini, banyak sekali di pasar makanya murah. Banyak nelayan yang sudah kembali meluat untuk mencari ikan," tuturnya.
Berikut daftar terbaru harga ikan di Pasar Bobo Manado:
1. Deho besar Rp 25 ribu per kilogram
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kisah Fajar, Penjahit di Calaca Kota Manado, Merajut Hidup di Balik Jarum dan Benang selama 30 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.