Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

Bak Anak Durhaka, Pria ini Tega Tusuk Ibu Kandung Pakai Obeng, Fakta Mengejutkan Terungkap

Sedikitnya sudah tiga kali Marnila akan dibunuh oleh anaknya Merpal Satria Pratama (18), namun usaha pelaku selalu gagal.

Editor: Indry Panigoro
(KOMPAS.COM/AJI YK PUTR)
Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Ginanjar saat melakukan gelar perkara percobaan pembunuhan ibu kandung oleh anaknya sendiri. 

Setidaknya setelah ibunya menikah lagi, Merpal sudah tiga kali menganiaya ibunya sendiri dengan senjata tajam.

Dihadapan polisi, Merpal mengaku bahwa ia nekat melukai ibu kandung lantaran tidak senang ibunya menikah lagi.

Selain itu Merpal mengaku bahwa ayah tirinya juga sering marah terhadap dirinya.

"Nggak suka saja kalau ibu menikah lagi dengan orang lain, karena yang ini suka kasar, suka marah-marah ke saya," ujar Merpal, Kamis (15/6/2023).

Akibat ditusuk dengan obeng oleh anaknya Marnilah pun harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain itu hingga kini Marnila masih mengalami trauma berat lantaran syok anak yang ia lahirkan tega melukai dirinya dengan obeng.

"Korban saat ini masih trauma lantaran syok ditusuk oleh anaknya sendiri di rumahnya," ujar Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ginanjar Aliya Sukmana.

Ginanjar menjelaskan, sebelum ibunya menikah lagi, pelaku tidak pernah melakukan hal tersebut.

Namu setelah ibunya menikah lagi pelaku mulai melakukan hal itu, yakni mencoba membunuh ibunya.

"Dia melakukan ini sejak Ibunya menikah, yakni baru tahun 2023 ini saja, sebelumnya tidak pernah demikian," jelasnya.

Positif Narkoba

Pelaku M Merpal Satria Pratama (18), anak yang tega aniaya ibu kandunganya bernama Marnila (47) ternyata positif mengkonsumsi narkoba.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ginanjar mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan urine tersangka memang positif konsumsi narkoba jenis Sabu.

"Korban mengalami luka tusuk dua lubang di bagian punggung satu dan di lengan satu, saat ini korban masih dalam keadaan trauma," katanya, Kamis (15/6/2023).

Ginanjar mengatakan, alasan sang Ibu tersangka akhirnya melaporkan perilaku anaknya karena insiden ini sudah berulang kali terjadi dan anaknya tidak pernah kapok.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved