Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

Jokowi Serukan Prabowo-Gibran Dua Periode, Titiek Soeharto Minta Eks Presiden Tak Berandai-andai

Titiek menyebut, sebaiknya saat ini fokus untuk menjalankan program-program demi memajukan bangsa dan kepentingan rakyat.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
(KOMPAS.com/Rahel
KUNKER: Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto kompak tersenyum ketika ditanya soal warna pakaian mereka yang senada saat kunjungan kerja (kunker) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/9/2025).) Kini Titiek Soeharto, mantan istri Prabowo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, meminta Presiden Jokowi untuk menarik rem terkait spekulasi politik di masa depan soal Prabowo-Gibran dua periode. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wacana dukungan dua periode untuk pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang diserukan oleh eks Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendapat respons cepat dari internal Gerindra.

Gibran Rakabuming Raka adalah seorang politikus dan pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai wakil presiden Indonesia sejak 20 Oktober 2024.

Gibran dilantik sebagai wakil presiden saat berumur 37 tahun, menjadikannya wakil presiden termuda dalam sejarah Indonesia.

Gibran merupakan putra dari mantan Presiden Jokowi.

Kini Titiek Soeharto, mantan istri Prabowo yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, meminta Presiden Jokowi untuk menarik rem terkait spekulasi politik di masa depan.

Sebelumnya, Jokowi secara terang-terangan menginstruksikan kelompok relawannya agar mendukung Prabowo-Gibran untuk periode kedua pada Pemilihan Presiden 2029.

Jokowi adalah politikus dan pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Presiden Indonesia ketujuh dari tahun 2014 sampai 2024. Sebelumnya ia adalah anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. 

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu," ujar Presiden ke-7 RI tersebut di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (19/9/2025).

Menanggapi arahan yang terkesan mendahului waktu tersebut, Siti Hediati Hariyadi angkat bicara.

Titiek Soeharto secara eksplisit meminta Jokowi tidak berandai-andai.

Menurutnya, pembahasan mengenai Pilpres 2029 terlalu dini dan tidak tepat untuk diserukan saat ini.

Pemerintahan Prabowo-Gibran ini masih banyak persoalan yang harus diselesaikan. Terlebih pemerintahan Prabowo-Gibran baru setahun menjabat.

Titiek menyebut, sebaiknya saat ini fokus untuk menjalankan program-program demi memajukan bangsa dan kepentingan rakyat.

Apalagi, kata Titiek, saat ini Prabowo sama sekali belum memikirkan mengenai Pilpres 2029.

“Bapak juga belum memikirkan kali ya lima tahun berikutnya,” kata Titiek saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025), dikutip dari Kompas.com.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved