Gorontalo
Segini Harga Sapi di Gorontalo Jelang Idul Adha 2023, Tergantung Ukuran Tubuh, Jenis dan Umur
Pasar-pasar sapi Gorontalo khusus untuk kurban itu berada di wilayah Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebentar lagi Idul Adha 2023, pedagang hewan kurban mulai bermunculan.
paling banyak sudah muncul adalah pedagang sapi.
Memang seperti itu setiap hari pelaksanaan Idul Adha, selalu muncul peenjual sapi musiman.
Baca juga: Hewan Kurban Sakit hingga Mati, Jamaah Masjid Abdussamad Bachdar Tumbak Mitra Sulawesi Utara Kecewa
Pasar hewan kurban di Desa Bongoime, Kec Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Saat ini harga sapi Gorontalo sebagai hewan kurban Idul Adha 2023 kini bervariasi.(TribunGorontalo.com/AgungPanto)
Mereka menjual sapi dari bermacam berat dan jenis.
Harganya pun bervariasi, namun biasanya sedikit lebih mahal dari hari biasanya.
Sebagai hewan kurban, tentu pembeli akan membeli per ekor.
Bukan per kilogram seperti daging sapi yang biasanya dijajahkan di pasar.
Baca juga: Momen Idul Adha Artis, Angel Lelga Ajak sang Putri Saksikan Proses Penyembelihan Hewan Kurban
Biasanya juga sapi dibeli oleh beberapa orang atau keluarga untuk dikurbankan bersama.
Pedagang sapi Gorontalo mulai menjamur jelang Lebaran Idul Adha 2023.
Hanya di Kabupaten Bone Bolango saja, terpantau ada 5 titik pasar sapi Gorontalo.
Pasar-pasar sapi Gorontalo khusus untuk kurban itu berada di wilayah Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Ada berbagai jenis sapi kurban yang dijual. Rata-rata memang sudah layak disembelih untuk kurban nanti.
Baca juga: BRI Manado Berbagi Hewan Kurban untuk Umat Muslim Sekitar
Andika Thaib (22) salah satu pedagang hewan kurban ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (9/6/2023) mengaku menjual sapi berbagai jenis.
“Kalo jenisnya beda beda, ada yang jenis sapi bali, ada juga jenis sapi peranakan bali (hasil kawin sapi bali dan sapi lokal) dan jenis sapi sumba,” kata Andika.
Dari berbagai jenis sapi tersebut tentunya harga yang dipatok pun bervariasi, tergantung jenisnya.
“Kalau soal harga mulai dari Rp 10 juta sampai 15 juta per ekornya tergantung ukuran tubuh, jenis, dan umur dari sapi,” tambahnya.
Terdapat 30 ekor sapi siap di jualan pada musim lebaran idul adha tahun ini.
“Kalo sekarang saat ini ada sekitar 30 an sapi, yang laku baru 18 ekor,” kata pria berumur 22 tahun tersebut.
Ia pun berharap hewan ternak miliknya laku terjual tahun ini untuk lebaran Idul Adha.
Sebab pada tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19, jumlah sapi yang terjual merosot.
Kapan Lebaran Idul Adha 2023?
Melalui Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H, ormas Islam ini telah menetapkan tanggal jatuhnya Idul Adha 2023.
Menurut Muhammadiyah, awal Zulhijah 1444 H bertepatan dengan Senin, 19 Juni 2023.
Dengan demikian, hari arafah atau 9 Zulhijah 1444 H jatuh pada Selasa, 27 Juni 2023. Sementara 10 Zulhijah atau Idul Adha 1444 H akan jatuh pada Rabu, 28 Juni 2023.
ebab, berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, pada Minggu (18/6/2023), ijtimak jelang Zulhijah telah terjadi pada pukul 11.39.47 WIB.
Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta juga menunjukkan hilal sudah wujud.
Begitu pula di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam, Bulan berada di atas ufuk.
Di sisi lain, pemerintah melalui Kemenag akan menetapkan Idul Adha 2023 dengan pemantauan hilal dan sidang isbat atau penetapan pada Minggu, 18 Juni 2023.
Hal tersebut, menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Kamaruddin Amin, bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1444 H.
"Sidang isbat penentuan awal Zulhijah 1444 H akan dilaksanakan pada hari Ahad, 18 Juni 2023 M," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/6/2023).
Saat ditanya terkait potensi perbedaan, Kamaruddin hanya menegaskan masih menunggu hasil sidang isbat.
Jawaban yang sama juga diutarakan terkait kemungkinan kapan Idul Adha 2023 akan dirayakan di Indonesia.
"Kita masih menunggu hasil sidang isbat, namun jika terjadi perbedaan kita harus menyikapinya dengan bijak, saling menghormati dan menghargai," ungkapnya.
Sementara itu, Kemenag akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah di sejumlah titik di seluruh Indonesia.
Nantinya, hasil rukyatul hilal akan menjadi salah satu rujukan dalam penetapan waktu Idul Adha 1444 H.
"Kita memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 99 lokasi seluruh wilayah Indonesia," kata Adib.
Sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1444 H pun turut dihadiri duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Ada pula perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, serta lembaga dan instansi terkait lainnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com
Kepanikan Terjadi di Bioskop Gorontalo, Penonton Lari Berhamburan, Ternyata Ini Penyebabnya |
![]() |
---|
Daftar Harta Kekayaan Bupati Terpilih di Gorontalo Hasil Pilkada 2024, Siapa Terkaya? |
![]() |
---|
Innalillahi Adrian Lahay Berpulang, Mantan Pj Bupati Boalemo Gorontalo Meninggal Dunia Seusai Salat |
![]() |
---|
Sosok Rudy Salahuddin Penjabat Gubernur Gorontalo Baru Dilantik, Ini Prestasinya |
![]() |
---|
Berikut Tiga SPAM yang Dibangun PDAM Gorontalo Untuk Layani Pelanggan, Hampir Rampung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.