Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebakaran di Minut

Pengakuan Para Saksi kepada Polsek Dimembe Terkait Kebakaran di Desa Tetey Minut Sulawesi Utara

Para saksi sempat mengungkapkan peristiwa sebelum kebakaran di Desa Tetey, Minut. Ada yang mendengar ledakan, ada yang melihat percikan api.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Dok. Polsek Dimembe
Kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Desa Tetey, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (10/6/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Para saksi menceritakan yang mereka lihat saat kebakaran di Desa Tetey, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (10/6/2023).

Hal itu saksi ceritakan kepada Kapolsek Dimembe, AKP Rudyanto Simanjuntak.

Ada tiga saksi yang menceritakan pengakuan mereka kepada polisi.

Saksi pertama bernama Marlin Tumundo (49), satu di antara pemilik rumah yang terbakar.

Ia menerangkan bahwa sekitar pukul 10.30 Wita sedang berada di kolam depan rumah.

Tiba-tiba, ia mendengar bunyi ledakan dari rumah Keluarga Rumambi-Woy.

Ia kemudian melihat sudah ada gumpalan asap hitam berasal dari dalam kamar depan.

Kemudian, Marlin Tumundo langsung berteriak meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar.

Tak lama, warga langsung berdatangan lalu mendorong mobil dari samping rumah keluarga Rumambi-Woy.

Lalu, saksi langsung mengeluarkan barang miliknya dari dalam rumah, karena api sudah berada di dapur rumahnya dan menyebar.

Baca juga: Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Kemungkinan Perempuan, PDIP Jelaskan Alasannya

Baca juga: Ratusan Orang Padati Pasar Malam di Desa Kuhanga Bolmut Sulawesi Utara

Kebakaran tersebut menghanguskan barang-barang seperti TV, lemari es, mesin cuci, sofa, lemari, tempat tidur, surat-surat, baju, dan lainnya.

Saksi kedua bernama Yeny Monde (60).

Ia menjelaskan saat kejadian sedang berada di rumahnya yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Saat itu Yeny sementara menerima telepon dan menghadap ke rumah Keluarga Rumambi-Woy.

Ia melihat di sekitar meteran listrik tiba-tiba keluar api, dan langsung berteriak meminta tolong.

Kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Desa Tetey, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (10/6/2023).
Kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Desa Tetey, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (10/6/2023). (Tribunmanado.co.id/Dok. Polsek Dimembe)

Setelah dirinya berteriak, masyarakat langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Diakui Yenny, sekitar 20 menit kemudian pemadam kebakaran dari Pemkab Minut tiba.

Mereka membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk memadamkan api.

Saksi ketiga bernama Alen Apris Rumambi (45), pemilik rumah keluarga Rumambi-Woy.

Alen Rumambi menjelaskan kepada Polsek Dimembe bahwa sewaktu sedang keluar rumah dengan tujuan mencari pekerja, tiba-tiba masyarakat mengatakan bahwa rumahnya telah terbakar.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,1 SR Sabtu 10 Juni 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info Terkini BMKG

Baca juga: Peringatan Dini Besok Minggu 11 Juni 2023, Info BMKG Wilayah yang Berpotensi Mengalami Cuaca Ekstrem

Mendengar hal itu Alen Rumambi langsung pulang ke rumah dan melihat api telah membesar, menghanguskan rumahnya.

Seluruh perabot rumahnya seperti TV, lemari es, mesin cuci, sofa, lemari, tempat tidur, surat-surat, baju-baju, dan lainnya hangus dilalap api.

Saat kejadian, rumah Rumambi-Woy memang dalam keadaan sepi.

"Saat terjadi kebakaran rumah dalam keadaan sepi dan api berasal dari rumah milik Keluarga Rumambi-Woy, kemudian menyebar ke rumah keluarga Tumundo-Runtukahu," ungkap AKP Rudyanto Simanjuntak.

Untuk sementara penyebabnya, masih dalam penyelidikan.

dfbnjgfbnklghfmn
Kebakaran yang menghanguskan dua rumah di Desa Tetey, Dimembe, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (10/6/2023).

Untuk kerugian kebakaran dua rumah, AKP Rudyanto Simanjuntak menyebutkan sampai miliaran.

"Rumah milik keluarga Rumambi-Woy mengalami kerugian sekitar Rp 700 juta, sedangkan, milik keluarga Tumundo-Runtukahu mengalami kerugian sekitar Rp 900 juta," ungkap AKP Rudyanto Simanjuntak.

Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya bersama Wakapolsek Dimembe, mendatangi langsung lokasi kejadian.

"Saat di lokasi kami menghubungi pemadam kebakaran dan anggota melakukan pengamanan serta melakukan pulbaket usai kebakaran," pungkasnya.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved