Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ganjar Pranowo

Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Kemungkinan Perempuan, PDIP Jelaskan Alasannya

Kandidat Cawapres pendamping capres Ganjar Pranowo kemungkinan soerang perempuan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto jelaskan alasannya.

Editor: Frandi Piring
Instagram @ridwankamil
Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Kemungkinan dari Kaum Perempuan, PDIP Jelaskan Alasan. Kandidat Cawapres pendamping capres Ganjar Pranowo kemungkinan soerang perempuan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto jelaskan alasannya. Potret Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Najwa Shihab. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kandidat calon wakil presiden atau cawapres untuk mendapampingi bacapres Ganjar Pranowo kemungkinan bisa dari kalangan perempuan.

PDIP menyatakan tidak menutup kemungkinan kandidat cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 adalah seorang perempuan.

Pihak partai berlambang banteng moncong putih ini menjelaskan alasan potensi sosok perempuan yang mendampingi Ganjara Pranowo di pesta rakyat 2024 mendatang.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya terus mencermati potensi perempuan sebagai kandidat cawapres Ganjar.

"Kalau terkait dengan capres dan cawapres. Berdasarkan aspek elektoral, kami terus mencermati termasuk kemungkinan adanya kandidat perempuan," kata Hasto saat ditemui di Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).

"Karena ini kan perpaduan ibu pertiwi. Bumi pertiwi itu kan cermin antara laki dan perempuan," jelasnya.

Tapi demikian, Hasto mengatakan terkait potensi cawapres yang akan mendampingi Ganjar semua kembali ke suara rakyat.

Sekjen Hasto menegaskan PDIP tak pernah membedakan pemimpin dari latar belakang jenis kelaminnya.

"Tapi pada prinsipnya PDIP tidak pernah membedakan pemimpin atas dasar latar belakang jenis kelamin. Apakah sipil atau militer.

Apakah berasal dari kalangan birokrasi, non birokrasi," kata Hasto.

Reza Rumambi (kiri) foto bersama Ganjar Pranowo dan Steven Kandouw
Reza Rumambi (kiri) foto bersama Ganjar Pranowo dan Steven Kandouw (PDIP)

Ia mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menjadi pemimpin.

"Semua. Setiap warga negara yang menggembleng diri maka layak dicalonkan," tutur Hasto.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo angkat bicara ihwal peluang Purnawirawan TNI/Polri menjadi pendampingnya sebagai cawapres.

Gubernur Jawa Tengah ini menegaskan semua unsur soal saran cawapres, termasuk purnawirawan,

akan ditampung dan diskusikan sebagaimana saat ini masih terus berlanjut di internal PDIP.

"Semua sumber bisa kita ambil. Nanti akan kita diskusikan," ujar Ganjar ditemui di kawasan Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).

Diketahui, PDIP masih menggodok 10 nama bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo di 2024.

Beberapa nama kandidat bacawapres Ganjar Pranowo kini mulai mencuat ke permukaan.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani membeberkan nama-nama figur yang masuk bursa partainya sebagai pendamping Ganjar Pranowo sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

Dia pun menyebut satu persatu nama tersebut dari mulai Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bahkan, Puan turut menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Peryataan Puan itu disampaikan saat ditanya soal sosok cawapres yang bakal dibahas PDIP untuk pendamping Ganjar di Pilpres 2024.

"Pencawapresan nama kan banyak ada ada 10. Kalau boleh saya sebutkan yang ada di media ada Pak Mahfud sudah masuk namanya.

Pak Erick Thohir, Pak Ridwan Kamil, Pak Sandiaga Uno, Pak AHY, sopo (siapa) lagi mas, Pak Airlangga, nama-nama itu ya masuk dalam peta yang ada di PDI Perjuangan kalau bisa saya sebut beberapa nama itu," kata Puan saat konferensi pers di sela-sela Rakernas III PDIP, Sekolah Partai Lenteng Agung Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Baca juga: Sekjen PDIP Puji Presiden Jokowi Seorang Marketer Hebat

PDIP bantah Jokowi beri dukungan ke Prabowo Subianto

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto membantah dukungan Presiden Joko Widodo bercabang ke bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto.

Menurut Hasto, selama ini tidak ada persoalan Jokowi mendukung bakal capres selain Ganjar Pranowo.

Hasto menyebut, isu bercabangnya dukungan Jokowi merupakan siasat dari pihak luar untuk memecah belah kekompakan PDIP.

“Ya memang enggak pernah ada persoalan itu, itu hanya framing dari pihak lain yang ingin memecah belah kekompakan dari PDIP dengan seluruh pimpinannya,” kata Hasto saat ditemui awak media di Pelabuhan Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).

Hasto mengatakan, PDIP memiliki pengalaman menghadapi upaya memecah belah soliditas internal partai sejak zaman Orde Baru.

Sampai saat ini, kata Hasto, ternyata masih ada pihak yang melakukan upaya-upaya tersebut.

Hasto pun menegaskan hubungan Jokowi dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri selama ini sangat baik.

“Bagaikan ibu dan anak dan terus bergotong-royong bergandengan tangan bagi kemajuan Indonesia ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan, dalam rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP III, sudah sangat jelas bahwa Ganjar Pranowo merupakan sosok calon presiden yang akan menjadi penerus Jokowi.

Ganjar disebut sebagai kesinambungan kepemimpinan Jokowi.

Partai banteng itu juga berjanji bakal melanjutkan program Jokowi akan jika memenangi Pemilu 2024.

“Sangat clear dan Pak Ganjar Pranowo adalah kesinambungan kepemimpinan Presiden Jokowi yang punya komitmen,” tutur Hasto.

“Itu diputuskan dalam rekomendasi Rakernas nomor 11 dan itu jelas kesatupaduan, kesinambungan kemajuan dengan Presiden Jokowi,” tambahnya.

Relawan Rumah Jokowi Tidak Suka Bila Prabowo Subianto jadi Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo
Relawan Rumah Jokowi Tidak Suka Bila Prabowo Subianto jadi Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo (TWITTER GANJAR PRANOWO)

Pandangan soal bercabangnya dukungan Jokowi pada Pilpres 2024 dilontarkan salah satunya oleh pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno.

Menurut Adi, dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi kerap bermain dua kaki.

"Kalau kita bersepakat bahwa relawan Jokowi itu adalah replika politik dari Jokowi, maka hasil musra yang menyebut tiga nama yang di-endorse itu tiga orang, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Airlangga Hartarto,” ujar analis politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno, Selasa (16/5/2023).

Jokowi memang beberapa kali “mengendorse” Prabowo sebagai bakal capres 2024.

Mantan Wali Kota Solo itu pernah menyebut Prabowo bisa jadi akan memenangi Pilpres 2024.

"Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," ujar Jokowi disambut riuh tawa dan tepuk tangan hadirin di acara hari ulang tahun Partai Perindo.

Belakangan, Prabowo juga disebut tersenyum usai kembali dipanggil Jokowi ke Istana Kepresidenan Jumat (9/6/2023).

Prabowo dipanggil dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan.

"Kami sempat ketemu Pak Prabowo kemarin sepulang dari istana, beliau senyum-senyum dan beliau tertawa lebar," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani saat ditemui di GOR Otista, Jakarta, Sabtu (10/6/2023).

Baca juga: PDIP Bantah Jokowi Main Dua Kaki Dukung Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto Sekaligus

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dan Kompas.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved