Manado Sulawesi Utara
Ardi Putra Penjual Cilok Asal Solo Ceritakan Awal Mula Bisa Datang di Manado
Ardi Solo Putra, penjual cilok di di Jalan Politeknik, Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Chintya Rantung
"Mereka disini hanya dua minggu, tapi itu sudah cukup untuk melepas rindu bersama mereka," ucapnya lalu tertawa.
Dari situlah Ardi memutuskan untuk berjualan cilok karena merasa pekerjaan itu tidak terlalu lelah.
"Saya akhirnya jualan cilok, karena kata istri saya supaya tidak capek karena cuman mangkal saja di satu tempat," sebutnya.
Jadi, sejak 2017 sampai sekarang Ardi kemudian menekuni untuk berjualan cilok.
"Walaupun penghasilan hanya Rp 150 - 200 ribu per hari tapi itu sudah cukup," ungkapnya.
Saat wawancara bersama Tribun Manado, dia mengatakan ingin mencari uang untuk pulang ke Solo.
"Saya sudah rindu mereka, karena sudah lama tidak bertemu. Jadi saya jualan cilok sekalian kumpul uang buat pulang ke Solo, susah kalau jauh dengan keluarga," ujarnya.
Di akhir wawancara dia mengatakan jika keluarga kecilnya adalah harta terbaik.
"Keluarga bagi saya adalah harta terbaik yang tidak bisa diambil oleh siapapun, jadi mau saya sekarang seperti ini, saya masih bersyukur karena punya keluarga kecil di Solo yang menunggu saya pulang," tutupnya.
Baca juga: Final Liga Champions 2023, Kapolsek Sitim AKP Berty Baliung Jagokan Manchester City
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 05.46 WIB, Seorang Pemuda Tewas, Korban Terserempet Kereta Api
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ardi-Putra-Penjual-Cilok-di-Jalan-Politeknikgjghjghjghj.jpg)