Profil Tokoh
Profil Denny Indrayana, Mantan Wamenkumham yang Ingin Makzulkan Presiden Jokowi
Profil Denny Indrayana, mantan Wamenkumham yang kirim surat ke DPR RI untuk makzulkan atau berhentikan Jokowi sebagai Presiden RI.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Profil Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY yang menuliskan surat terbuka ditujukan kepada Pimpinan DPR RI, pada Selasa (7/6/2023).
Denny Indrayana di dalam suratnya meminta DPR untuk memeriksa Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dalam rangka pemakzulan (impeachment) dari jabatannya sebagai Presiden RI.
Denny Indrayana menyebut Jokowi layak dimakzulkan lantaran dianggap melakukan beberapa pelanggaran terhadap UUD 1945, sehingga layak juga untuk diperiksa oleh DPR.
"Saya berpendapat, Presiden Joko Widodo sudah layak menjalani proses pemeriksaan impeachment (pemakzulan) karena sikap tidak netralnya alias cawe-cawe dalam Pilpres 2024," kata Denny dalam surat terbukanya.
Profil Denny Indrayana
Denny Indrayana lahir pada 11 Desember 1972 di Pulau Laut, Kalimantan Selatan.
Di tanah kelahirannya ini, Denny mengenyam pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Usai lulus SMA, Denny melanjutkan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan mengambil ilmu hukum. Ia lulus pada 1995.
Setelahnya, Denny Indrayana kembali meneruskan studinya dengan berkuliah di University of Minnesota dan lulus pada 1995.
Tak puas dengan capaian tersebut, Denny kembali melanjutkan studinya.
Studi S3 ia tempuh di University of Melbourne pada 2002. Denny lulus dan meraih gelar PhD pada 2005.
Pada 2010, UGM, tempat ia berkuliah dulu, mengukuhkannya sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara.
Dirikan INTEGRITY Law Firm
Pada periode 2016-2019, Denny sempat menjadi profesor tamu di University of Melbourne.
Pada periode ini pula, Denny mendirikan Indrayana Centre for Goverment Constitution and Society (INTEGRITY) Law Firm. Di sini, ia menjadi senior partner.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Profil-Denny-Indrayana-Eks-Wamenkumham-yang-Minta-DPR-Makzulkan-Presiden-Jokowi.jpg)